KITAINDONESIASATU.COM – Susi Pudjiastuti kembali angkat suara soal aktivitas penangkapan ikan ilegal di perairan Indonesia, kali ini terkait keberadaan pair trawl atau pukat di Natuna Utara. Ia langsung melaporkan temuan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto karena menilai hal itu bisa mengancam keberlangsungan ekosistem laut nasional.
“Pak Presiden @prabowo mohon tangkap & tenggelamkan mereka.” kata Susi. Ia juga menegaskan bahwa alat tangkap tersebut sangat membahayakan bagi dasar laut dan merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan wilayah laut Indonesia.
“Pair trawl adalah sangat berbahaya untk dasar laut kita dan mereka telah melanggar Kedaulatan wilayah Laut NKRI @KemensetnegRI @setkabgoid @Puspen_TNI @TNIAL” pungkas Susi.
Lantas, apa itu pair trawl?
Dilansir dari berbagai sumber, pair trawl adalah metode penangkapan ikan yang dilakukan oleh dua kapal yang berjalan sejajar sambil menyeret satu jaring besar di dasar laut. Cara kerja ini menyerupai menyapu lantai, hanya saja yang tersapu adalah seluruh ekosistem laut.
Menurut Susi, metode ini sangat merusak karena jaring yang digunakan berukuran besar, rapat, dan memiliki daya tangkap yang sangat tinggi. Segala sesuatu yang ada di jalur penyapuan jaring—termasuk ikan besar, ikan kecil, biota laut hingga terumbu karang—bisa ikut tertangkap, padahal banyak dari mereka yang seharusnya dilindungi.



