KITAINDONESIASATU.COM – Menyebut nama Jakarta yang hari ini genpa berusia 498 tahun tidak lepas dari keberadaan Ondel-Ondel. Ya, Ondel-Ondel adalah salah satu ikon budaya Betawi yang paling dikenal masyarakat.
Boneka raksasa dengan tinggi sekitar 2,5 meter ini tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga merupakan warisan kesenian turun-temurun yang sarat makna. Kehadirannya selalu identik dengan perayaan atau acara penting masyarakat Betawi.
Secara tradisional, Ondel-Ondel dipercaya memiliki fungsi sebagai penolak bala atau roh jahat. Dahulu, ia sering diarak keliling kampung untuk mengusir wabah penyakit atau menjaga keselamatan warga. Kini, fungsinya telah bergeser menjadi simbol kemeriahan dan hiburan dalam berbagai acara seperti pesta pernikahan, sunatan, peresmian gedung, hingga festival budaya.
Ciri khas Ondel-Ondel terletak pada wajahnya; Ondel-Ondel laki-laki berwajah merah dengan kumis tebal melambangkan keberanian dan semangat, sementara Ondel-Ondel perempuan berwajah putih atau kuning pucat melambangkan kesucian dan kecantikan. Pakaiannya pun berwarna cerah dan dilengkapi aksesori khas.
Diiringi musik tanjidor atau gambang kromong, gerakan Ondel-Ondel yang melenggak-lenggok memberikan suasana yang unik dan menghibur. Meski sempat dianggap sebagai pengamen jalanan, kini Ondel-Ondel kembali mendapatkan tempat sebagai aset budaya yang harus dilestarikan, menjadi representasi otentik dari kekayaan tradisi Betawi.

