KITAINDONESIASATU.COM – Seorang pria berinisial SJ (25) diduga terlibat dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang perempuan di Padang Pariaman, Sumatera Barat. Setelah ditangkap dan diperiksa oleh pihak kepolisian, SJ mengaku bahwa dirinya juga telah membunuh dua perempuan lain.
Kapolres Padang Pariaman, AKBP Faisol Amir, menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap beberapa saksi telah dilakukan sebagai bagian dari pendalaman kasus.
“Saat ini untuk dua kasus (kasus mutilasi terbaru dan kasus dugaan pembunuhan yang sudah dari tahun lalu) yang kami intensifkan ada tujuh saksi,” beber Faisol di Padang Pariaman, Sabtu (21/6/2025).
Ia menambahkan bahwa pengumpulan bukti dan keterangan terus dilakukan, termasuk dari pihak keluarga. SJ pun telah ditetapkan sebagai tersangka.
“Sudah, kami sudah tetapkan tersangka,” ujarnya.
Faisol menyebutkan bahwa tersangka mengungkap motif pembunuhan yang ia lakukan, yang berkaitan dengan utang dan rasa sakit hati terhadap korban sebelumnya.
“Berdasarkan keterangan dari tersangka memang menyampaikan ada pinjaman uang yang dilakukan pada kasus mutilasi dan ada perasaan sakit hati terhadap dugaan korban pembunuhan pada satu tahun setengah sebelumnya,” kata Faisol.
Namun, penyidik masih menyelidiki lebih lanjut tentang keberadaan pinjaman uang tersebut. Potongan tubuh korban mutilasi dan bukti lainnya telah dikirim ke RS Bhayangkara untuk tes DNA.
Ternyata, SJ pernah diperiksa enam bulan sebelumnya atas laporan kehilangan dari keluarga korban. “Tersangka ini juga pernah kami periksa pada 6 bulan sebelumnya, sekitar bulan Januari,” bebernya.
“Tersangka mengelak, karena keterangan tersangka, ini pacar saya dan tidak ada kaitannya, dan tersangka tidak kooperatif,” paparnya.
Sebelumnya, jenazah korban SA (23) ditemukan dalam kondisi mengenaskan di aliran Sungai Batang Anai, Selasa (17/6/2025).
“Mayat ini tidak ada kepala, kedua tangan dan kaki. Termasuk alat kelamin tidak ada,” kata Kapolsek Batang Anai Iptu Wadriadi, Selasa.
Polisi kemudian menangkap SJ di rumahnya pada Kamis (19/6/2025). Dalam pemeriksaan, SJ mengaku juga telah membunuh dua perempuan lain, SO (23) dan AG (24), yang dilaporkan hilang sejak 2024. Berdasarkan pengakuan pelaku, jasad keduanya dibuang ke dalam sumur tua dekat rumahnya.
Setelah informasi itu diterima, polisi bersama instansi terkait mengevakuasi dua jasad dari dalam sumur pada Kamis 19 Juni 2025, disaksikan langsung oleh warga sekitar.



