KITAINDONESIASATU.COM– Di tengah derasnya arus budaya global yang perlahan mengikis kearifan lokal, Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya dalam melestarikan tradisi leluhur lewat gelaran Semarak Dulag Bogor Istimewa.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543, dan tahun ini terasa kian istimewa karena bertepatan dengan momentum menyambut Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah.
Digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Kamis 5 Juni 2025 kemarin, Semarak Dulag diramaikan oleh 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor. Tradisi Dulag sendiri merupakan seni memukul bedug yang telah lama menjadi bagian dari identitas masyarakat Sunda, khususnya dalam perayaan keagamaan dan adat.
Di balik dentuman ritmis bedug, terkandung pesan kebersamaan, syiar keagamaan, pelestarian budaya, serta semangat kegembiraan kolektif.
Acara dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mewakili Bupati Bogor. Turut hadir pula Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra), perwakilan Forkopimda, Ketua Baznas, Kepala Kemenag Kabupaten Bogor, jajaran kepala perangkat daerah, dan para camat.
Dalam sambutannya, Ajat Rochmat Jatnika menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus berupaya mendorong pemajuan kebudayaan dan pelestarian cagar budaya daerah. Hal ini penting dilakukan di tengah pesatnya dinamika kebudayaan dunia yang secara masif memasuki ruang-ruang budaya bangsa Indonesia.
“Kegiatan hari ini adalah bagian dari wujud nyata peran pemerintah daerah dalam pemajuan budaya daerah di Kabupaten Bogor,” ungkap Ajat.
Ajat juga berharap agar seni tradisi dan warisan budaya ngadulag ini dapat terus dilestarikan dan dikembangkan. Menurutnya, tradisi ini bisa menjadi media edukasi dan promosi budaya bagi generasi muda, agar mereka lebih mengenal akar budaya sendiri dan mampu merawatnya di tengah perubahan zaman.
“Gelaran ini tidak hanya melestarikan warisan budaya dan memperkuat solidaritas masyarakat, akan tetapi mempromosikan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Bogor,” pungkas Sekda Ajat Rochmat Jatnika. (Nicko)

