KITAINDONESIASATU.COM -Google merilis pembaruan terbaru untuk browser Chrome versi stabil 137 pada 30 Mei 2025 hari ini. Pembaruan ini membawa sejumlah peningkatan penting, terutama integrasi asisten cerdas Gemini AI, deteksi situs phishing yang lebih canggih, serta perlindungan privasi yang lebih ketat.
Salah satu fitur paling mencolok di Chrome 137 adalah kehadiran asisten Gemini AI. Dengan fitur ini, pengguna bisa mengajukan pertanyaan dalam bahasa alami—baik lewat teks maupun suara—tanpa harus meninggalkan tab yang sedang dibuka.
Bahkan, Gemini AI dapat membantu memahami isi halaman yang sedang diakses, sehingga aktivitas browsing jadi lebih praktis.
Namun, untuk saat ini, fitur ini baru tersedia bagi pengguna di Amerika Serikat dan memerlukan langganan Google AI Pro atau Ultra.
Di sisi keamanan, Chrome 137 semakin andal dalam mendeteksi situs phishing.
Browser ini kini menggunakan model bahasa besar (LLM) langsung di perangkat untuk mendeteksi situs mencurigakan. Jika ada anomali, data akan dikirim ke server Google untuk analisis lebih lanjut, dan di versi mendatang, Chrome akan langsung memberikan peringatan kepada pengguna.
Peningkatan juga hadir dalam hal perlindungan privasi. Chrome 137 kini memisahkan skema URL “blob:” untuk mencegah pelacakan lintas situs dan memastikan data lokal hanya bisa diakses oleh domain asal.
Selain itu, browser membatasi penggunaan cache HSTS agar tidak bisa dipakai untuk melacak identitas pengguna.
Google juga membuat beberapa perubahan penting untuk keamanan dan performa. Salah satunya, opsi baris perintah –load-extension telah dihapus, sehingga developer harus memuat ekstensi yang tidak dikemas secara manual lewat antarmuka chrome://extensions/.
WebGL juga tidak lagi secara otomatis menggunakan rendering SwiftShader, sementara pengguna Windows kini sepenuhnya beralih ke sistem rendering WARP untuk performa yang lebih baik.
