KITAINDONESIASATU.COM – Kasus kecelakaan tragis yang menewaskan seorang mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Argo Ericko Achfandi, masih menjadi sorotan publik. Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Palagan, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, pada Sabtu (24/5) dini hari. Baik korban maupun pengemudi yang menabrak, diketahui sama-sama merupakan mahasiswa UGM.
Diketahui bahwa Argo Ericko Achfandi meninggal dunia usai terlibat dalam kecelakaan yang melibatkan Christiano Pengarapenta sebagai pengemudi mobil. Namun, yang mengejutkan publik adalah kabar terbaru bahwa Christiano kini berstatus bebas lapor dan tidak lagi ditahan oleh pihak kepolisian.
Informasi tersebut mencuat ke publik setelah salah satu akun Twitter @akuanakrajin99, yang mengaku sebagai sepupu dari Argo, angkat bicara pada 25 Mei 2025. Dalam unggahannya, ia menceritakan sosok Argo sebagai mahasiswa berprestasi dan mengungkapkan kesedihan keluarga yang kehilangan anak sulung dari seorang ibu tunggal.
“Ini adik sepupu saya korbannya, anak pertama dari ibu tunggal, hancur hati keluarga dengar kabar ini, dia benar-benar anak baik dan ber-prestasi. Tolong sekali dengan sangat bantu untuk kawal dan carikan keadilan,” tulisnya.
Ia juga menegaskan bahwa Christiano Pengarapenta, pelaku dalam kasus tersebut, saat ini tidak ditahan dan hanya dikenai status bebas lapor oleh aparat penegak hukum.
“Mohon bantuannya pak saat ini keluarga masih dalam kondisi sangat berduka, dan belum bisa kesana. Namun menurut info yang kita dapatkan pelaku mungkin sudah berstatus bebas lapor. Mohon carikan keadilan bukti dan CCTV di lokasi terkait pak,” tandas sepupu dari Argo Ericko Achfandi yang menjadi korban kasus kecelakaan maut Christiano Pengarapenta tersebut
