News

PPIH Arab Saudi Siapkan Tim MCR Khusus untuk Jemaah di Jamarat

×

PPIH Arab Saudi Siapkan Tim MCR Khusus untuk Jemaah di Jamarat

Sebarkan artikel ini
haji 8
Kabid Linjam PPIH Arab Saudi, Kolonel Laut Harun Arrasyid saat memberikan arahan kepada tim Daker Makkah yang akan bergabung di TIM MCR. (Dok. Kemenag)

KITAINDONESIASATU.COM – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyiapkan tim Mobile Crisis Rescue (MCR) guna memberikan layanan dan penanganan darurat bagi jemaah haji yang melaksanakan lempar jumrah di kawasan Jamarat, Mina, Makkah.

Kepala Bidang Perlindungan Jemaah PPIH Arab Saudi, Kolonel Laut Harun Arrasyid, menjelaskan bahwa tim MCR merupakan bagian dari Satuan Operasional Armuzna yang bertugas saat puncak pelaksanaan ibadah haji.

Petugas dari berbagai sektor, termasuk Daker Bandara, Madinah, dan Makkah, akan dikerahkan untuk menempati pos-pos strategis guna mendukung kelancaran dan keselamatan jemaah di wilayah Armuzna.

“Untuk petugas di daker Bandara, akan menempati pos Arafah. Sementara untuk petugas Daker Makkah, akan menempati pos di Muzdalifah, dan Daker Madinah akan menempati pos layanan di Mina,’’ ujar Kepala Bidang Perlindungan Jemaah PPIH Arab Saudi, Kolonel Laut Harun Arrasyid, dikutip Minggu, 25 Mei 2025.

Untuk memperlancar tugas, Harun mengajak semua petugas Daker Makkah dari lima layanan, yaitu layanan Lansia dan Disabilitas, Perlindungan Jemaah (Linjam), Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji (PKP2JH), Kesehatan, dan Media Center Haji (MCH), mengisi pos- pos penanganan jemaah di area Jamarat.

Harun mengatakan, tim penanganan jemaah di wilayah jamarat ini disebut tim Mobile Crisis Rescue (MCR). Tim Daker Makkah akan melayani jemaah di MCR 1, atau jalur bawah jamarat.

“Mereka akan bertugas di pos-pos jamarat jalur bawah,” kata Harun saat survei dan gladi lapangan bersama tim Daker Makkah.

Pada pelaksanaan jamarat, petugas di ketiga Daker tersebut akan bergerak semua, menempati pos-pos yang ada di wilayah jamarat, Mina.

 “Pada puncak mabit di Mina sejak tanggal 10 Dzulhijjah 1446 H, petugas sudah menempati pos-pos-pos di Mina. Pos ini terbagi dalam 2 jalur, yaitu MCR 1 (jalur jamarat bawah) dan MCR 2 (jalur jamarat lt 2). Tim ini akan bertugas di lapangan hingga tanggal 13 Dzulhijjah (nafar tsani),” jelasnya.

Sementara jalur MCR 2, lanjutnya, adalah jalur jamarat lantai 2 yang akan diisi oleh tim MCR 2 dari petugas Daker Madinah.

Harun mengatakan, MCR ini merupakan kebijakan PPIH Arab Saudi yang bertujuan untuk pelayanan jemaah melakukan jamarat, baik nafar awal hingga nafar Tsani.

Harun menambahkan, MCR 1 ini juga membantu memantau pergerakan jemaah yang mengikuti skema tanazul, yaitu jemaah yang tinggal di sektor 1-5 (wilayah Syisyah dan Raudhah).

Harun meminta petugas untuk siap menangani potensi permasalahan di jamarat, yaitu jemaah yang terpisah dari rombongan atau jemaah yang kelelahan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *