KITAINDONESIASATU.COM – Viral di media sosial, hari ini akan ada demonstrasi besar-besaran dari para pengemudi ojek online (ojol). Garda Indonesia, sebagai asosiasi yang menaungi para pengemudi, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan akibat aksi ini.
Aksi tersebut merupakan bagian dari unjuk rasa akbar bertajuk “Reuni Aspirasi Akbar Aksi 205”, yang akan digelar serentak oleh ribuan pengemudi ojol dan taksi online dari berbagai daerah.
Diperkirakan, peserta aksi akan datang dari wilayah timur Pulau Jawa seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Cirebon, Bandung, Cikampek, dan Karawang. Sementara dari barat, Jakarta akan kedatangan pengemudi dari Palembang, Lampung, dan Banten Raya.
Aksi Akbar 205 akan dipusatkan di sejumlah lokasi penting, yakni Istana Merdeka, Kementerian Perhubungan, dan DPR RI, mulai pukul 13.00 WIB.
Igun, Ketua Garda Indonesia, meminta pengertian masyarakat Jakarta dan wilayah Jabodetabek karena kemungkinan besar akan terjadi kemacetan parah di sejumlah titik.
“Kami mohon masyarakat pengguna jalan sekitar lokasi-lokasi Aksi Akbar 205 untuk menyesuaikan jam melintasnya agar tidak terjebak kemacetan,” ungkap Igun dilansir Kilat.com dari Antara.
Tak hanya aksi turun ke jalan, GARDA juga mengumumkan akan menggelar offbid atau pemadaman aplikasi secara massal di seluruh Jabodetabek, yang berlangsung sepanjang hari Selasa, 20 Mei 2025, mulai pukul 00.00 hingga 23.59 WIB.
Selain GARDA, sejumlah asosiasi lain juga terlibat dalam aksi ini, termasuk APOB, GOGRABBER, TEKAB, SAKOI, dan GEPPAK (Gerakan Putra Putri Asli Kalimantan).
Aksi 205 ini juga diperkirakan akan digelar serentak di banyak kota besar di Indonesia, dengan total peserta diprediksi mencapai sekitar 500.000 pengemudi online, baik roda dua maupun roda empat.

