KITAINDONESIASATU.COM – Asap hitam mengepul dari cerobong Kapel Sistina pada Rabu malam, 7 Mei, menandakan bahwa para kardinal belum berhasil memilih paus baru dalam putaran pertama konklaf.
Simbol tradisional yang telah digunakan selama berabad-abad ini menunjukkan bahwa tidak ada calon yang memperoleh dua pertiga suara yang dibutuhkan untuk terpilih sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik
Kehidupan Para Kardinal di Tengah Konklaf
Usai pemungutan suara yang tidak membuahkan hasil, para kardinal kembali ke tempat tinggal sementara mereka di Domus Sanctae Marthae (Kediaman Santa Marta), yang terletak di dalam wilayah Vatikan.
Selama masa konklaf, mereka menjalani isolasi ketat tanpa akses ke komunikasi luar seperti ponsel maupun internet, untuk menjaga kerahasiaan penuh dalam proses pemilihan.
Jadwal Hari Kedua: Empat Putaran Jika Diperlukan
Konklaf akan berlanjut pada hari Kamis dengan jadwal yang memungkinkan hingga empat putaran pemungutan suara.
Dua putaran dijadwalkan pada pagi hari, dimulai sekitar pukul 09:30 dan 11:00 waktu setempat.
Setelah jeda makan siang, proses akan dilanjutkan kembali pukul 16:00, dengan dua putaran tambahan sekitar pukul 17:30 dan 19:00.


