News

Sadis! Emak-emak Cantik asal Baturetno Wonogiri Dicekik Mayatnya Dicor oleh Pacarnya di Samping Kandang

×

Sadis! Emak-emak Cantik asal Baturetno Wonogiri Dicekik Mayatnya Dicor oleh Pacarnya di Samping Kandang

Sebarkan artikel ini
PEMBUNUHAN WONOGIRI
Polisi saat menggali lokasi pengecoran korban Dwi Hastuti (instet) di di Desa Ngadirojo Lor, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Kamis (1/5/2025) dini hari. foto: istimewa

KITAINDONESIASATU.COM – Polres Wonogiri akhirnya berhasil membongkar kasus pembunuhan seorang emak-emak bernama Dwi Hastuti warga Baturetno, Kabupaten Wonogiri, Kamis (1/5/2025).

Kasus pembunuhan ini cukup mencengangkan lantaran pelaku membunuh korban dengan cara mencekik kemudian menguburnya dengan cara dicor di dalam tanah dekat kandang rumah.

Mayat korban yang dicor di dekat kandan ternak milik orang tuanya di Desa Ngadirojo Lor, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, yang akhirnya dibongkar Satreskrim Polres Wonogiri pada Kamis, 01 Mei 2025 dini hari.

Kasus pembunuhan ini berawal dari hilangnya Dwi Hastuti sejak 10 Februari 2025 lalu, hingga akhirnya berhasil diungkap setelah lebih dari dua bulan.

Dwi Hastutik menjadi korban pembunuhan pacarnya sendiri berinisial J yang ditetapkan sebagai tersangka melalui proses penyelidikan panjang.

Kini Satreskrim telah menetapkan J sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan wanita yang diketahui hilang sejak Februari 2025 lalu yang akhirnya ditemukan meninggal dicor di tanah pada, Kamis (1/5/2025) berdasarkan pengajuan pelaku.

Korban diduga oleh pacarnya sendiri kemudian dikubur di belakang rumah orangtuanya dengan cara dicor agar tidak menimbulkan bau.

Dari hasil pemeriksaan sementara pria yang sudah istri itu menghabisi nyawa Dwi Hastuti pada Selasa, 11 Februari 2025 atau sehari setelah korban meninggalkan rumah.

Menurut keterangan pelaku kepada penyidik mengungkapkan pembunuhan itu dilatarbelakangi hubungan asmara di antara keduanya.

Saat itu korban yang merupakan tersangka meminta segera dinikahi, sebagai bentuk tanggungjawabnya sebagai lak-laki.

Namun permintaan itu membuat pelaku pusing tujuh keliling lantaran tersangka sudah berkeluarga, hingga akhirnya keduanya terlibat cecok.

Persilihan di rumah orangtua pelaku itu hingga berakhir tragis, lantara tersangka mencekik korban hingga meninggal dunia, peristiwa itu terjadi drumah orangtua pelaku di Desa Ngadirojo Lor.

Setelah membunuh korban kemudian tersangka mengubur jenazah wanita asal Baturetno itu di belakang rumah orangtuanya dengan cara dicor dengan semen.

Dikatakan tubuh korban dicor dengan maksut untuk menghilangkan bau dan menghilangkan jejak pembunuhan yang ia lakukan.

Hingga akhirnya kasus ini terungkap setelah melalui menyelidikan da investasi panjang oleh aprat Satreskrim polres Wonogiri selama dua bulan lebih.

Seperti kita ketahui Dwi Hastuti hilang sejak Senin, 10 Februari 2025 setelah dijemput temannya menggunakan mobil warna merah.

Terkait penemuan jenazah yang yang diduga kuat adalah jazad Dwi Hastuti sesuai ciri tato di belikat kananh di tubuh korban, polisi akan tetap menunggu kepastian dari pemeriksaan medis.

Saat ini jasad korban Dwi Hastuti sedang diautopsi di RSUD dr Moewardi Solo, sementara tersangka J saat ini diamankan di Polres Wonogiri. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *