KITAINDONESIASATU.COM – Dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045, program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus digencarkan. Program strategis nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan gizi yang cukup, terutama bagi anak-anak.
Salah satu kegiatan sosialisasi program MBG digelar baru-baru ini di Gor Cilandak, Jakarta Selatan, dengan tema “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia”.
Acara ini dihadiri sekitar 300 peserta, termasuk Surya Utama (Uya Kuya) – Anggota Komisi IX DPR RI, Astrid Margaretha – Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta, Beny Sudarmaji – Tenaga Ahli Kepala Badan Gizi Nasional.
Dalam sambutannya, Surya Utama menegaskan bahwa MBG bertujuan untuk meningkatkan gizi anak, menekan angka stunting, serta memastikan seluruh anak mendapat nutrisi yang cukup setiap hari, dari Senin hingga Jumat.
“Program ini juga memberdayakan UMKM lokal sebagai penyedia bahan pangan, yang berdampak pada peningkatan ekonomi daerah,” ujar Surya. Ia juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan segera dibentuk Dapur SPPG di wilayah Jakarta Selatan.
Target 30 Ribu Dapur MBG
Beny Sudarmaji menjelaskan bahwa per Januari 2025 telah terbentuk 245 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 38 provinsi. Secara bertahap, targetnya adalah membentuk 30.000 Dapur MBG hingga akhir 2025, menjangkau hingga 80 juta penerima manfaat.
Rinciannya:
Januari – Maret: 937 titik SPPG (Skema Bantuan Pemerintah via yayasan)
April – Juni: meningkat menjadi 2.000 titik
Juli – Desember: meningkat menjadi 5.000 titik


