KITAINDONESIASATU.COM – Ubi jalar dikenal sebagai makanan sehat yang kaya serat, rendah lemak, dan cocok jadi camilan maupun pengganti nasi.
Tapi pernahkah kamu bertanya: lebih sehat ubi jalar dipanggang atau direbus?
Jawabannya bisa mengejutkan!
Menurut Dr. Wu Qiying, pakar kesehatan dari Taiwan, cara memasak ubi jalar ternyata sangat berpengaruh terhadap indeks glikemik (GI)—yaitu seberapa cepat makanan menaikkan kadar gula darah setelah dikonsumsi.
Ubi Jalar Panggang: GI Tinggi
Memanggang ubi jalar pada suhu tinggi dan waktu lama membuat pati dalam ubi menjadi lebih mudah dicerna, sehingga kadar gula darah bisa naik lebih cepat. Nilai GI-nya berada di kisaran 70–80, tergolong tinggi.
Ubi Jalar Rebus: Lebih Aman untuk Gula Darah
Sebaliknya, saat direbus (sekitar 100°C), proses gelatinisasi pati berlangsung lebih lambat, sehingga pati resisten tetap lebih banyak.
Ini membuat pencernaan berlangsung lebih lambat dan kadar gula darah naik lebih perlahan. Nilai GI-nya hanya sekitar 40–50, tergolong sedang hingga rendah.
Rekomendasi pakar: Jika kamu memiliki diabetes, prediabetes, atau resistensi insulin, ubi jalar rebus adalah pilihan yang jauh lebih sehat.



