KITAINDONESIASATU.COM – Elon Musk, miliarder yang dikenal kontroversial sebagai ketua panel penasihat efisiensi pemerintah, mengumumkan bahwa ia akan mengurangi keterlibatannya dalam posisi tersebut.
Keputusan ini datang setelah Tesla melaporkan penurunan laba kuartalan yang tajam, sebesar 71 persen, yang sebagian besar dipengaruhi oleh meningkatnya protes terhadap Musk dan perusahaan-perusahaannya, serta semakin ketatnya persaingan di pasar kendaraan listrik.
Musk mengungkapkan bahwa mulai bulan depan, alokasi waktunya untuk Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) akan berkurang secara signifikan.
“Mungkin pada bulan depan, alokasi waktu saya untuk DOGE akan turun secara signifikan,” ungkapnya, dikutip dari Al Jazeera para Rabu, 23 April 2025.
Hal ini menunjukkan bahwa Musk lebih memilih untuk kembali fokus pada Tesla setelah menyelesaikan banyak pekerjaan besar di DOGE.
Keputusan ini mencerminkan prioritas Musk untuk memulihkan kinerja Tesla yang tengah mengalami penurunan laba, dengan mengarahkan perhatian penuh pada pengembangan dan strategi perusahaan mobil listriknya.
Selain itu, Musk mengakui bahwa keterlibatannya dalam urusan pemerintahan telah berdampak negatif terhadap harga saham Tesla, yang mengharuskan dirinya untuk lebih banyak mengalokasikan waktu untuk perusahaan yang ia pimpin.
Musk juga menegaskan bahwa meskipun ia akan mengurangi keterlibatannya dalam DOGE, ia masih akan menyisihkan waktu untuk urusan pemerintahan, selama itu masih bermanfaat dan dibutuhkan oleh Presiden AS.
Keputusan ini datang di tengah tekanan politik yang semakin besar, terutama terkait dengan kebijakan yang diterapkan oleh pemerintahan yang lebih liberal.-***
Sumber: Al Jazeera
