KITAINDONESIASATU.COM-Berdasarkan hasil hitung cepat Indikator Politik Indonesia pelaksanaan Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Serang, Sabtu (19/4), pasangan Zakiyah-Najib meraih 76,92 persen dan Andika – Nanang 23,8 persen.
Bawono Sumoro Peneliti Indikator Politik Indonesia mengatakan, dalam hitung cepat ini, Indikator Politik Indonesia mengambil sampel sebanyak 176 TPS. Dari data yang masuk sudah 100 persen hasil menunjukan keunggulan pasangan Zakiyah – Najib.
“Quick count ini sudah kami lakukan secara berulang kali selama pemilu, pilpres, dan juga pilkada kemarin. Jadi kita mengambil (sampel) secara refresentatif,” ujarnya.
Indikator Politik Indonesia, lanjut Bawono, menempatkan relawan disetiap TPS terpilih untuk melaporkan hasil C 1 atau hasil penghitungan suara yang sudah disahkan oleh penyelenggara di TPS tersebut. Setelah data terkumpul 100 persen di data center, hasilnya bisa dilihat. “TPS yang kita ambil tersebar di seluruh kecamatan, meskipun hanya 176 TPS namun bisa menggambarkan secara kaseluruhan hasil,” tuturnya.
Jika melihat perolehan suara yang diraih pasangan Zakiyah-Najib, memang ada peningkatan dibanding 27 November 2024.
“Artinya, pemilih dari pasangan Zakiyah-Najib pada 27 November tahun lalu datang kembali dan solid untuk memilih kembali, makanya ada peningkatan,” katanya.
Terkait partisipasi pemilih, Bawono mengakui ada penurunan sedikit, namun partisipasi pemilih diangka 64 persen. Sedangkan margin of eror diangka 4 persen.
Gubernur Banten Andra Soni mengaku lega seusai melakukan pemantauan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 02 Desa Kubang Jaya, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Sabtu (19/4/2024).
“TPS 02 adalah TPS kedua yang kita pantau bersama Forkopimda Provinsi Banten dan Bupati Serang. Bahkn, hingga pukul sepuluh kurang, sudah 50 persen masyarakat yang telah menggunakan hak pilih,” ungkap Andra.

