Lifestyle

Jangan Abaikan! Ini Gejala Umum Penyakit Gula pada Orang Dewasa

×

Jangan Abaikan! Ini Gejala Umum Penyakit Gula pada Orang Dewasa

Sebarkan artikel ini
FotoJet 7 16
Jangan sepelekan, ini tanda penyakit diabetes

KITAINDONESIASATU.COM – Penyakit gula atau diabetes terjadi ketika tubuh tidak mampu mengolah gula dari makanan dengan baik, sehingga kadar glukosa darah meningkat.

Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi serius. Mengenali tanda awal diabetes penting agar penanganan bisa segera dilakukan.

Ada dua tipe utama diabetes: tipe 1, yang umumnya muncul sejak masa kanak-kanak atau remaja, dan tipe 2, yang lebih sering dialami oleh orang dewasa di atas usia 40 tahun.

Keduanya memiliki gejala awal yang mirip, namun diabetes tipe 1 biasanya berkembang lebih cepat.

Berikut ini ciri-ciri umum penyakit gula:

Cepat lapar dan mudah lelah
Kekurangan insulin menyebabkan glukosa tak dapat digunakan tubuh sebagai energi, sehingga tubuh mudah lemas dan sering merasa lapar.

Sering buang air kecil
Kadar gula darah tinggi memaksa ginjal bekerja lebih keras, sehingga tubuh menghasilkan lebih banyak urine. Jika Anda buang air kecil lebih dari 7 kali sehari, sebaiknya waspada.

Sering haus
Frekuensi buang air kecil yang meningkat membuat tubuh kehilangan banyak cairan dan menyebabkan dehidrasi, sehingga muncul rasa haus yang berlebihan.

Berat badan menurun drastis
Tubuh membakar otot dan lemak sebagai sumber energi karena glukosa tidak dapat dimanfaatkan, terutama pada diabetes tipe 1.

Mulut dan kulit kering
Dehidrasi juga berdampak pada kelembapan tubuh, membuat kulit dan mulut menjadi kering, bahkan bisa terasa gatal.

Penglihatan kabur
Kadar gula tinggi memengaruhi keseimbangan cairan pada mata dan menyebabkan lensa membengkak, yang berdampak pada penglihatan.

Luka sulit sembuh
Sirkulasi darah yang terganggu akibat gula darah tinggi membuat proses penyembuhan luka menjadi lebih lambat.

Gejala lain yang bisa muncul antara lain kesemutan, sariawan, gatal di area intim, dan masalah pada gusi.

Risiko diabetes lebih tinggi pada orang dengan riwayat keluarga diabetes, obesitas, hipertensi, kolesterol tinggi, kurang gerak, PCOS, gangguan pankreas, serta mereka yang berusia di atas 40 tahun.

Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, terutama disertai faktor risiko, sebaiknya segera lakukan konsultasi medis.

Deteksi dini sangat penting untuk mencegah komplikasi serius seperti kerusakan saraf, jantung, dan gangguan organ lainnya.

Menjaga pola makan, rutin berolahraga, dan mempertahankan berat badan ideal dapat membantu mengendalikan gula darah dan meningkatkan kualitas hidup.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *