KITAINDONESIASATU.COM – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Dede Indra Permana Soediro, mengajak masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kasus kematian Kenzaha Walewangko, mahasiswa FISIP UKI, kepada Polres Jakarta Timur.
Ia yakin Polri akan menuntaskan kasus ini secara adil dan profesional.
“Saya percaya Polri akan memberikan pelayanan terbaik dan menyelesaikan kasus ini dengan baik,” ujarnya, dikutip dari laman dpr.go.id pada Rabu (9/4/2025).
Dede juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menyatakan keprihatinannya atas insiden kekerasan di lingkungan kampus yang sampai merenggut nyawa.
Sebagai legislator dari Fraksi PDI-Perjuangan, Dede menegaskan bahwa perbedaan pandangan tak seharusnya diselesaikan dengan kekerasan fisik.
Ia menghargai semangat kritis mahasiswa, namun menekankan pentingnya menyelesaikan konflik secara intelektual, bukan emosional.
“Kekerasan bukan lagi cara menyelesaikan perbedaan. Mahasiswa harus mengedepankan dialog dan berpikir kritis,” tambahnya.
Ia juga menyoroti tanggung jawab pihak kampus, khususnya UKI, dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif, serta menumbuhkan budaya akademik yang sehat dan damai.
Terakhir, Dede menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perlindungan generasi muda, serta membangun ruang pendidikan yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan kedamaian.-***



