Berita Utama

Cuaca Ekstrem dan Aktivitas Vulkanik, Gunung Gede Pangrango Tutup Jalur Pendakian Hingga April 2025

×

Cuaca Ekstrem dan Aktivitas Vulkanik, Gunung Gede Pangrango Tutup Jalur Pendakian Hingga April 2025

Sebarkan artikel ini
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, berada di tiga titik kabupaten di Jawa Barat, yaitu Bogor, Sukabumi, dan Cianjur. (KIS/IST)
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, berada di tiga titik kabupaten di Jawa Barat, yaitu Bogor, Sukabumi, dan Cianjur. (KIS/IST)

KITAINDONESIASATU.COM– Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) kembali memperpanjang penutupan jalur pendakian ke Gunung Gede dan Gunung Pangrango hingga Minggu, 13 April 2025 nanti. Keputusan ini diambil menyusul peningkatan aktivitas kegempaan di kawasan tersebut.

Kepala Balai Besar TNGGP, Adhi Nurul Hadi, menjelaskan bahwa penutupan ini merupakan langkah preventif untuk menjamin keselamatan pengunjung dan mendukung pemulihan ekosistem. 
“Keamanan pengunjung adalah hal yang utama harus diperhatikan dan tidak bisa dikompromikan,” tegas Adhi, dikutip dari keterangan tertulisnya, Rabu 9 April 2025.

Sebelumnya, TNGGP telah menutup jalur pendakian dari 25 Desember 2024 hingga 31 Maret 2025 guna mengantisipasi cuaca ekstrem dan memberikan waktu bagi pemulihan ekosistem cite turn search. Namun, dengan adanya peningkatan aktivitas vulkanik, penutupan diperpanjang hingga pertengahan April.

Badan Geologi menyatakan bahwa aktivitas kawah Gunung Gede saat ini dalam keadaan normal. Meski demikian, mereka menyarankan masyarakat dan calon pendaki untuk tidak mendekati atau bermalam di sekitar Kawah Wadon dalam radius 600 meter.

Bagi calon pendaki yang telah mendaftar online untuk periode 8-13 April, TNGGP memberikan opsi untuk mengganti jadwal pendakian atau menerima pengembalian biaya pendaftaran.  “Kami akan tetap mengupayakan pengembalian pendaftaran untuk calon-calon pendaki yang akan melakukan pendakian untuk periode tanggal 3 sampai dengan 13 April 2025,” ujar Adhi.

Baca Juga  Menkes Budi : Polisi akan Gelar Perkara Kasus Dugaan Bully Dokter

Selama periode penutupan, TNGGP bekerja sama dengan pos pengamatan gunung api untuk memantau aktivitas vulkanik Gunung Gede. Masyarakat diimbau untuk mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi TNGGP dan mendukung upaya menjaga ketertiban di kawasan taman nasional. (Nicko/Yo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *