KITAINDONESIASATU.COM – Belakangan ini, media sosial TikTok ramai memperbincangkan potongan adegan dari serial Malaysia berjudul Bidaah, khususnya dialog antara dua karakter utama: “Walid nak Dewi boleh”. Frasa ini menimbulkan banyak spekulasi karena memiliki makna yang tidak biasa dalam konteks cerita.
Serial Bidaah sendiri mengangkat tema sekte agama fiktif bernama Jihad Ummah, dipimpin oleh Walid (diperankan oleh Faizal Hussein).
Dengan alur cerita yang berani dan penuh ketegangan, drama ini menyajikan kritik sosial terhadap penyalahgunaan otoritas dalam kelompok tertutup.
Apa itu Walid nak Dewi boleh?
Dialog “Walid nak Dewi boleh” yang muncul di episode 11 menjadi sorotan karena dianggap menggambarkan kontrol psikologis, manipulasi kekuasaan, dan konflik batin seorang pengikut sekte terhadap pemimpinnya.
Kalimat ini menimbulkan diskusi luas di kalangan netizen karena kesederhanaannya yang sarat makna.
Popularitas potongan adegan ini semakin meningkat karena akting Faizal Hussein yang meyakinkan sebagai pemimpin karismatik namun menyeramkan.
Selain itu, tema eksploitasi dan fanatisme yang diangkat dalam Bidaah relevan dengan fenomena nyata, menjadikannya bahan diskusi yang menarik.
Bagi yang ingin menonton langsung, Bidaah tayang di platform Viu Malaysia setiap Kamis, Jumat, dan Sabtu pada pukul 12.00 siang waktu setempat.
Serial ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga membuka ruang refleksi tentang bahaya manipulasi dalam kelompok tertutup dan pentingnya berpikir kritis dalam menghadapi dogma.




