News

Lonjakan Wisatawan di Bandung, Wali Kota: Tolong Jaga Kebersihan!

×

Lonjakan Wisatawan di Bandung, Wali Kota: Tolong Jaga Kebersihan!

Sebarkan artikel ini
FotoJet 5
Wisatawan berkunjung ke kebun binatang Kota Bandung

KITAINDONESIASATU.COM – Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Bandung selama H+1 hingga H+7 Lebaran diperkirakan mencapai satu juta orang, dengan rata-rata kunjungan harian antara 150.000 hingga 200.000 orang.

Mengantisipasi lonjakan ini, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengimbau para wisatawan agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.

Dalam keterangan resmi yang dirilis pada Selasa (1/4), Farhan menegaskan pentingnya tanggung jawab wisatawan terhadap sampah mereka sendiri.

Ia mengajak pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya atau bahkan membawanya pulang jika memungkinkan.
“Saat ini kami tidak memiliki cukup tenaga dan waktu untuk menangani sampah yang dibuang sembarangan,” ujarnya.

Libur Lebaran memang menjadi momen meningkatnya jumlah wisatawan di Bandung, namun hal ini juga berimbas pada peningkatan volume sampah.

Sebelum pelaksanaan salat Idulfitri, Pemkot Bandung berhasil mengurangi sampah di area Pedagang Kaki Lima (PKL) hingga 50 ton dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski begitu, target pengosongan tempat pembuangan sementara (TPS) sebesar 70% belum tercapai, dengan realisasi hanya 59,63%.

Selain masalah kebersihan, Farhan juga menyoroti tingkat hunian hotel yang lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal ini menjadi perhatian bagi pemerintah, mengingat sektor pariwisata merupakan kontributor utama bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami akan terus mengevaluasi jumlah wisatawan yang berkunjung setiap minggu. Target PAD dari sektor pariwisata harus tetap tercapai, meskipun ada penurunan jumlah wisatawan yang menginap di hotel,” kata Farhan.

Ia pun berharap para wisatawan tetap menjaga ketertiban dan kenyamanan selama berada di Bandung.

“Kami menyambut semua wisatawan dengan senyum. Jadi, tolong jangan buat kami kesal dengan perilaku tidak tertib,” pungkasnya.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *