Berita Utama

Israel Bombardir Gaza di Hari Kedua Idulfitri, Korban Sipil Terus Berjatuhan

×

Israel Bombardir Gaza di Hari Kedua Idulfitri, Korban Sipil Terus Berjatuhan

Sebarkan artikel ini
FotoJet 4 2
Dok. Israel lakukan genosida di Gaza. - Ist -

KITAINDONESIASATU.COM – Di tengah perayaan Idulfitri 1446 H, warga Gaza kembali harus menghadapi kenyataan pahit. Serangan udara Israel terus mengguncang wilayah tersebut pada hari kedua Lebaran, Senin (31/3/2025), menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang semakin parah.

Serangan Israel kali ini menyasar beberapa wilayah padat penduduk di Gaza, termasuk kamp pengungsi Jabalia dan kota Rafah di selatan Gaza. Akibatnya, puluhan warga sipil, termasuk anak-anak dan perempuan, dilaporkan tewas dan luka-luka. Tim penyelamat terus berupaya mencari korban yang tertimbun reruntuhan bangunan.

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan Israel sejak awal konflik telah melampaui 50.000 jiwa, dengan puluhan ribu lainnya mengalami luka-luka. Serangan ini juga menyebabkan ratusan ribu warga Gaza kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi di tengah kondisi yang memprihatinkan.

Serangan udara Israel ini terjadi di tengah upaya mediasi internasional untuk mencapai gencatan senjata. Meskipun Hamas dilaporkan telah menerima proposal gencatan senjata yang diajukan oleh mediator, Israel justru meningkatkan intensitas serangannya.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, kembali menegaskan bahwa Israel akan terus melancarkan serangan hingga mencapai tujuannya, yaitu melumpuhkan kemampuan militer Hamas dan membebaskan sandera yang ditahan oleh kelompok tersebut.

Kondisi kemanusiaan di Gaza semakin memburuk akibat serangan Israel yang terus berlanjut. Rumah sakit dan fasilitas kesehatan kewalahan menangani jumlah korban yang terus bertambah. Warga Gaza juga menghadapi kekurangan makanan, air bersih, dan pasokan listrik.

Masyarakat internasional mengecam keras serangan Israel yang terus berlanjut di Gaza. PBB dan organisasi hak asasi manusia menyerukan agar Israel segera menghentikan serangannya dan menghormati hukum humaniter internasional.

“Serangan Israel yang terus berlanjut di Gaza, terutama di tengah perayaan Idulfitri, adalah tindakan yang tidak dapat diterima,” kata Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, dalam sebuah pernyataan.

Dewan Keamanan PBB dijadwalkan akan menggelar pertemuan darurat untuk membahas situasi di Gaza dan mencari solusi untuk mengakhiri konflik. Namun, belum ada tanda-tanda bahwa Israel akan menghentikan serangannya dalam waktu dekat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *