Lifestyle

Dataran Tinggi Dieng: Negeri di Atas Awan dengan Dua Sunrise Menakjubkan

×

Dataran Tinggi Dieng: Negeri di Atas Awan dengan Dua Sunrise Menakjubkan

Sebarkan artikel ini
FotoJet 5 26
Dataran tinggi Dieng

KITAINDONESIASATU.COM – Dataran Tinggi Dieng, yang juga dikenal sebagai Kompleks Gunung Berapi Dieng, merupakan kawasan vulkanik aktif yang terdiri dari berbagai pusat gunung berapi utama dan sekunder yang saling berhubungan secara geologis.

Terletak sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut dan sekitar 100 kilometer dari Candi Borobudur, dataran tinggi ini menjadi destinasi wisata yang menarik di Jawa Tengah, khususnya di wilayah barat laut Yogyakarta. Nama “Dieng” sendiri berasal dari kata yang berarti “tempat tinggal para dewa.”

Selain udaranya yang sejuk, kawasan ini juga menyajikan panorama yang unik seperti hamparan lahan pertanian bertingkat atau terasering, serta fenomena alam yang menakjubkan.

Salah satu daya tarik utamanya adalah momen matahari terbit yang disebut sebagai Golden Sunrise dan Silver Sunrise, dua fenomena berbeda yang bisa dinikmati dari ketinggian.

Golden Sunrise biasanya muncul antara pukul 05.30 hingga 06.00 pagi, menampilkan sinar berwarna keemasan yang menakjubkan.

Pengunjung dapat menyaksikannya dari gardu pandang yang berada di Wonosobo, di ketinggian sekitar 1.700 meter.

Setelah menyaksikan keindahan matahari terbit, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan kaki sejauh dua kilometer ke arah tenggara dari kompleks candi, menuju sebuah danau cantik bernama Telaga Warna.

Dari atas bukit, telaga ini memantulkan gradasi warna kuning dan hijau akibat kandungan asam sulfat dalam airnya. Tepat di sebelahnya, terdapat Telaga Pengilon yang airnya begitu jernih hingga dikenal dengan sebutan “telaga cermin”.

Sayangnya, keindahan alami telaga ini mulai terancam oleh aktivitas penebangan pohon yang makin marak di sekitar kawasan tersebut.

Tak jauh dari telaga, terdapat juga monumen kecil setinggi sekitar 15 meter yang berdiri megah di atas lantai kawah, di tengah kepulan asap belerang.

Di sekitarnya berdiri beberapa candi bercorak Hindu Siwa yang merupakan salah satu yang tertua di Jawa. Situs bersejarah ini bisa dijangkau dalam waktu sekitar empat jam dari Kota Semarang.

Selama perjalanan menuju Dieng, wisatawan akan disuguhi pemandangan indah berupa kebun tembakau dan deretan pegunungan yang memanjakan mata.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *