Oleh: Dr. Mochammad Mukti Ali, S.T., M.M.
Rektor Universitas INABA Bandung
PADA era globalisasi dan persaingan bisnis yang semakin ketat, strategi harga menjadi salah satu kunci utama memainkan peran penting dalam menentukan keberhasilan suatu perusahaan untuk memenangkan pasar. Harga bukan hanya sekadar angka yang ditetapkan untuk suatu produk atau layanan, tetapi juga merupakan bagian dari strategi pemasaran yang dapat mempengaruhi keputusan pembelian pelanggan, loyalitas konsumen, serta posisi pasar perusahaan.
Di Indonesia, banyak perusahaan telah berhasil memenangkan persaingan dengan menerapkan berbagai strategi harga yang cerdas sesuai dengan kondisi pasar dan karakteristik konsumennya untuk memperoleh keunggulan kompetitif. Strategi ini tidak hanya berfokus pada penetapan harga yang kompetitif, tetapi juga mempertimbangkan nilai tambah produk serta reaksi pesaing dan konsumen untuk mengoptimalkan profitabilitas.
Strategi Harga Pertama – Penetration Pricing
Strategi penetration pricing adalah pendekatan di mana perusahaan menetapkan harga awal yang rendah untuk menarik banyak pelanggan dalam waktu singkat. Strategi ini digunakan untuk menembus pasar yang sudah memiliki pesaing kuat dan membangun loyalitas pelanggan sebelum akhirnya menaikkan harga secara bertahap.
Gojek, sebagai salah satu unicorn Indonesia yang dominan di bidang transportasi online dan layanan serba ada, menggunakan strategi penetration pricing saat pertama kali memasuki pasar untuk memenangkan persaingan. Gojek menetapkan harga layanan mereka lebih rendah bahkan dengan berbagai promo seperti “Gratis 10 Kali Perjalanan” di masa awal peluncurannya daripada pesaing saat memasuki pasar, dengan tujuan untuk meraih pangsa pasar yang besar secara cepat. Hal ini membuat banyak pengguna tertarik mencoba layanan Gojek dibandingkan pesaing seperti ojek konvensional atau bahkan taksi online lainnya. Dengan harga yang kompetitif, Gojek berhasil menarik basis pengguna yang luas, sebelum kemudian dapat menaikkan harga secara bertahap seiring dengan konsolidasi pangsa pasarnya.
Setelah berhasil mendapatkan basis pengguna yang besar, Gojek secara bertahap menaikkan tarif dan memperluas layanannya ke berbagai sektor seperti makanan (GoFood), pembayaran digital (GoPay), dan lainnya.
