Opini Kita

4 (Empat) Strategi Harga untuk Memenangkan Persaingan Bisnis

×

4 (Empat) Strategi Harga untuk Memenangkan Persaingan Bisnis

Sebarkan artikel ini
Dr. Mochammad Mukti Ali ST., M.M Rektor INABA Bandung
Dr. Mochammad Mukti Ali ST., M.M Rektor INABA Bandung

Strategi Harga Kedua – Economy Pricing

Strategi economy pricing berfokus pada penawaran harga serendah mungkin dengan biaya operasional yang juga ditekan seminimal mungkin. Biasanya digunakan oleh perusahaan yang menargetkan segmen pasar dengan daya beli rendah.

Warung Pintar, sebuah startup yang berfokus pada digitalisasi warung tradisional, menerapkan strategi economy pricing dengan menyediakan solusi digital bagi pemilik warung dengan harga yang sangat terjangkau. Warung Pintar menawarkan teknologi dan layanan dengan harga yang sangat terjangkau bagi warung-warung kecil di daerah perkotaan. Mereka membantu warung untuk mendapatkan barang dengan harga grosir lebih murah melalui sistem distribusi terintegrasi dengan memanfaatkan teknologi untuk mengurangi biaya operasional dan menawarkan produk dengan harga rendah,

Warung Pintar berhasil mendapatkan adopsi yang luas di kalangan pedagang kecil, memungkinkan mereka untuk bersaing secara efektif dengan toko-toko tradisional. Melalui cara ini, pemilik warung bisa menjual barang dengan harga lebih kompetitif dibandingkan pesaing seperti minimarket modern.

Strategi Harga Ketiga – Price Skimming

Strategi price skimming melibatkan penetapan harga tinggi pada awal peluncuran produk, terutama untuk produk inovatif atau premium. Harga kemudian secara bertahap diturunkan seiring waktu untuk menjangkau segmen pasar yang lebih luas.

Tokopedia, sebagai salah satu e-commerce terbesar di Indonesia, menggunakan strategi price skimming dalam menghadapi persaingan di pasar yang kompetitif. Tokopedia menggunakan strategi price skimming untuk beberapa produk teknologi dan digital. Mereka memulai dengan menetapkan harga yang tinggi untuk produk-produk teknologi terbaru atau unik yang mereka tawarkan.

Sebagai contoh, saat Tokopedia menjadi mitra eksklusif dalam peluncuran gadget tertentu, mereka menawarkan produk tersebut dengan harga tinggi pada awalnya. Setelah permintaan dari early adopters terpenuhi, harga secara perlahan diturunkan untuk menarik lebih banyak pembeli dari segmen pasar yang lebih luas.

Pendekatan ini memungkinkan Tokopedia untuk mengambil keuntungan maksimal dari segmen konsumen yang bersedia membayar lebih untuk akses cepat ke inovasi terbaru. Seiring berjalannya waktu, Tokopedia kemudian menurunkan harga sejalan dengan penurunan permintaan atau meningkatnya persaingan dari pesaing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *