Hukum

Gengster Meresahkan di Jakarta Utara Digerebek, Puluhan Senjata Tajam Disita

×

Gengster Meresahkan di Jakarta Utara Digerebek, Puluhan Senjata Tajam Disita

Sebarkan artikel ini
Senjata tajam yang diamankan petugas Polres Jakarta Utara dalam penggerebekan di Tanjung Priok. (Ist)
Senjata tajam yang diamankan petugas Polres Jakarta Utara dalam penggerebekan di Tanjung Priok. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Petugas Polres Metro Jakarta Utara menggerebek sebuah markas kelompok gengster yang selama ini meresahkan warga di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Rabu (12/3/2025) dini hari. Dalam penggerebekan tersebut, puluhan senjata tajam berbagai jenis berhasil diamankan.

Penggerebekan ini dilakukan setelah polisi menerima laporan dari warga terkait aktivitas mencurigakan sekelompok pemuda yang sering berkumpul di sebuah lokasi yang diduga menjadi markas mereka. Selain itu, beredar pula video viral di media sosial yang menunjukkan aksi kelompok tersebut merusak fasilitas umum.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombe Ahmad Fuady, menjelaskan bahwa penggerebekan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat dan hasil penyelidikan mendalam yang dilakukan oleh pihaknya. “Kami melakukan penyelidikan mendalam dan berhasil menemukan markas atau basecamp yang menjadi tempat berkumpulnya para pelaku. Lokasi ini diduga menjadi tempat penyimpanan senjata tajam dan perlengkapan lainnya,” ujarnya.  

Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil mengamankan puluhan senjata tajam, di antaranya celurit, parang, dan pedang. Polisi juga menemukan beberapa botol minuman keras dan obat-obatan terlarang.

“Kami mengamankan total 68 senjata tajam dari berbagai jenis. Kami juga menemukan narkotika jenis ganja, dalam bentuk 3 bungkus ganja kering, 17 plastik klip berisi ganja, serta beberapa plastik klip kosong yang diduga digunakan untuk mengemas barang haram tersebut. Semua barang bukti ini disimpan dalam koper besar di lokasi persembunyian,” jelas Kombes Pol Ahmad Fuady.  

Selain itu, polisi juga mengamankan dua orang yang diduga sebagai anggota kelompok gengster tersebut. Keduanya saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Metro Jakarta Utara. Polisi juga masih memburu anggota kelompok lainnya yang berhasil melarikan diri saat penggerebekan.

Kombes Ahmad Fuady mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih mengawasi pergaulan anak-anak mereka agar tidak terjerumus ke dalam kelompok-kelompok yang meresahkan. Ia juga meminta masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika melihat atau mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.

Warga menyambut gembira upaya yang dilakukan polisi karena ulah mereka sangat meresahkan. “Kalau yang melanggar hukum, proses saja Pak. Biar mereka kapuk karena dipenjara,” kata Syamsudin, warga Tanjiung Priok. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *