News

Puluhan Perlintasan Tanpa Palang Pintu di Kediri – Blitar, Kecelakaan KA Makan Korban 2 Tewas

×

Puluhan Perlintasan Tanpa Palang Pintu di Kediri – Blitar, Kecelakaan KA Makan Korban 2 Tewas

Sebarkan artikel ini
PERLINTASAN KA
Ilustrasi perlintasan KA tanpa palang pintu

KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan di perlintasan rel KA tanpa palang pintu dalam sepekan ini sudah tiga kali terjadi di wilayah Kabupaten Kediri dan Kabupaten Blitar.

Terakhir kecelakaan terjadi di perlintasan tanpa palang pintu sebidan beberapa jam dari peristiwa sebelumnya di Dusun Genengan, Desa Sanankulon, Kabupaten Blitar, Senin (10/3/2025) sore 16:54 WIB.

Dalam kecelakaan ini sebuah mobil Honda HRV dihantam KA Singosari menewaskan penumpang dan melukai pengemudi mobil.

Jadwal Acara Trans TV Selasa, 11 Maret 2025: Binkin Ngiler dan Bioskop – Men In Black: International

Sementara di hari yang sama pukul 12:00 WIB, KA Kertanegara mebarak truk angkut pupuk diperlintasan tanpa palang pintu antara Jalan Ngadiluwih – Kras, Kediri, mengakibatkan dua orang luka dan dua awak truk kritis.

Sementara kecelakaan yang ketika terajdi Selasa (4/3/2025) dini hari di perlintasan Dusun Krajan Barat, Desa Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

Dalam kecelakaan ini seorang pengendara motor meninggal dunia di tempat dengan kondisi mengenaskan setelah tertabrak KA

Jadwal Acara SCTV Selasa 11 Maret 2025: Parade Sinetron Lorong Waktu hingga Luka Cinta

Kecelakaan yang terjadi di tiga lokasi itu seluruhnya terjadi di perlintasan KA sebidang yang memiliki risiko tinggi terjadinya kecelakaan KA dan pengendara yang melintas.

Peristiwa ini perlu menjadi perhatian pemangku kepentingan agar memperhatikan masalah ini, mengingat masih banyak perlintasan rel KA yang tidak memiliki palang pintu.

Menurut catatan yang diperoleh terdapat puluhan lokasi perlintasan KA tanpa palang pintu di wilayah Kabupaten Kota Blitar dan Kediri.

Jadwal Acara RCTI Selasa, 11 Maret 2025: ada Sinema Malam When Ustadz Pulang Kampung

Perlintasan Kabupaten Kediri
Di Kabupaten Kediri, pada Mei 2021 dilaporkan terdapat puluhan perlintasan kereta api tanpa palang pintu di wilayah Kabupaten Kediri, termasuk di daerah Kras, Ngadiluwih, Gampengrejo, Papar, dan Purwoasri.

Kemudian data per Agustus 2024, Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri melaporkan bahwa dari 52 perlintasan kereta api yang ada, 44 di antaranya merupakan perlintasan sebidang tanpa palang pintu.

Namun dari jumlah tersebut, 11 perlintasan sudah dilengkapi dengan penjaga 8 dijaga oleh petugas PT KAI dan 3 dijaga oleh petugas Dishub Kabupaten Kediri.

Dan ini menunjukkan bahwa 33 perlintasan sebidang lainnya belum memiliki penjaga resmi atau palang pintu.

LIVE Bali United vs PSBS Biak Acara INDOSIAR Selasa 11 Maret 2025 hingga Film Project A

Perlintasan Kota Kediri
Sementara data pada September 2019, di Kota Kediri terdapat 17 perlintasan sebidang perlintasan kereta api, dengan 9 di antaranya tidak dijaga dan hanya mengandalkan sistem peringatan dini Early Warning System atau EWS.

Data per Desember 2023, pemerintah Kota Kediri menyatakan bahwa dari 13 perlintasan sebidang kereta api yang ada, 8 perlintasan sudah berpalang pintu, dan 5 perlintasan baru saja diresmikan palang pintunya.

Dengan demikian, seluruh perlintasan sebidang di Kota Kediri telah dilengkapi dengan palang pintu, sehingga lebih aman di banding wilayah lain.

Perlu dicatat bahwa data di atas mencerminkan kondisi pada periode yang disebutkan dan mungkin telah berubah seiring waktu.

Kecelakaan KA Kertanegara dan Truk di Ngadiluwih Kediri Dua Orang Kritis di Rawat di RS Gambiran

Perlintasan Blitar
Di Kabupaten Blitar, per Mei 2023, terdapat 54 perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Kabupaten Blitar.

Dari jumlah tersebut, 34 perlintasan di antaranya juga tidak dijaga oleh petugas.

Sementara data per November 2024, jumlah perlintasan tanpa palang pintu menurun menjadi 30 titik, yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Blitar.

Sedangkan untuk perlintasan di Kota Blitar, data tahun 2011, terdapat 58 perlintasan kereta api tanpa palang pintu di wilayah Kota dan Kabupaten Blitar.

Perlu dicatat bahwa data di atas mencerminkan kondisi pada periode yang disebutkan dan mungkin telah berubah seiring waktu. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *