KITAINDONESAISATU.COM-Format pemberian biaya kuliah gratis untuk masyarakat Kota Cilegon bakal diubah. Program beasiswa full sarjana ini akan menitikberatkan pada kualitas guna menunjang kebutuhan industri.
Hal itu diungkapkan Wali Kota Cilegon, Robinsar, usai Pemkot Cilegon bertemu dengan para HRD sejumlah perusahaan dalam kegiatan sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah dan HRD Kota Cilegon di Aula Setda, kemarin.
“Pola kami ke depan, kalau Pak Helldy kan, mohon maaf 1.000 orang, kita enggak cari banyaknya, tapi kita cari kualitas terhadap output-nya kebutuhan industri,” katanya.
Menurut Robinsar, perubahan pemberian biaya kuliah gratis dari kuantitas menjadi kualitas, perlu dilakukan agar para mahasiswa yang melaksanakan studi bisa mendapatkan tempat di industri setelah lulus.
“Kita sudah diskusi dengan pelaku industry, sebenarnya kebutuhan mereka (industri) apa sih? supaya linier, supaya tidak asal kuliah, tapi disesuaikan kebutuhan industri. Untuk keagamaan tetap ada, mungkin porsinya tidak banyak,” ujar Robinsar.
Meski begitu, Robinsar mengaku tetap akan melanjutkan dan menyalurkan anggaran bagi penerimaan program beasiswa full sarjana peninggalan mantan Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian.
“Untuk beasiswa sebelum 2024 tetap kami teruskan dengan pola yang sama sampai dengan wisuda, namun dengan syarat dan ketentuan berlaku,” ujar Wali Kota Cilegon.

