KITAINDONESIASATU.COM – Kualitas udara di DKI Jakarta pada Kamis pagi, 6 Maret 2025, tercatat sebagai yang terburuk kedua di dunia, berdasarkan data dari situs pemantau kualitas udara IQAir.
Pada pukul 06.15 WIB, Indeks Kualitas Udara (AQI) di Jakarta mencapai 174, yang masuk dalam kategori tidak sehat dengan tingkat Particulate Matter (PM 2.5) yang tinggi.
Sementara itu, Kolkata, India, menempati peringkat pertama dengan AQI 175, diikuti oleh Beograd, Serbia, dan Lahore, Pakistan, yang masing-masing mencatatkan AQI 165.
Sistem Informasi Lingkungan dan Kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta juga menunjukkan bahwa kualitas udara di beberapa titik di Jakarta berada pada kategori tidak sehat.
Beberapa lokasi seperti Pasar Minggu, Jakarta Selatan, memiliki AQI 101, sedangkan Cempaka Putih Timur mencatatkan AQI 106.
DLH Jakarta merekomendasikan masyarakat di wilayah terdampak untuk mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
Khusus bagi kelompok sensitif, dianjurkan untuk lebih sering beristirahat, melakukan aktivitas ringan, membawa obat pribadi, serta tetap menggunakan masker untuk perlindungan tambahan.- ***



