KITAINDONESIASATU.COM – Sebuah rudal Rusia menghantam hotel di Kramatorsk, Ukraina, tempat tim kantor berita Reuters menginap, Minggu dini hari, 25 Agustus 2024.
Serangan rudal ini mengakibatkan satu orang hilang di bawah reruntuhan, dua orang dirawat di rumah sakit, dan dua lainnya luka ringan.
Reuters melaporkan bahwa tim tersebut terdiri dari enam orang, dengan salah satu anggota tim masih belum diketahui nasibnya.
Tiga orang lainnya ditemukan selamat, dan proses pencarian serta penyelamatan terus dilakukan oleh otoritas Ukraina.
Rusia telah menargetkan hotel-hotel di garis depan selama lebih dari setahun. Pada Agustus lalu, serangan rudal menghantam hotel Druzhba di Pokrovsk, Donetsk, menewaskan tujuh orang dan melukai sebelas lainnya. Serangan serupa terjadi di sebuah hotel di Kharkiv pada Januari.
Di wilayah Sumy, empat warga sipil tewas dan 13 lainnya terluka dalam serangan yang menargetkan 50 lokasi berbeda.
Sumy berbatasan dengan Kursk, Rusia, di mana Ukraina melancarkan serangan lintas perbatasan awal bulan ini, menguasai sekitar 1.250 km persegi wilayah.
Namun, pertempuran di sekitar Korenevo, 24 km di dalam perbatasan Rusia, masih berlanjut.
Rusia melaporkan lima orang tewas akibat penembakan Ukraina di Rakitnoye, Belgorod, dan 13 lainnya terluka.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, menjelaskan bahwa serangan lintas perbatasan ini bertujuan untuk mencegah Rusia merebut kota Sumy dan menangkap tawanan perang Rusia.
Oleksandr Syrskyi, panglima militer tertinggi Ukraina, dipromosikan menjadi jenderal penuh atas keberhasilan serangan tersebut. Di Rusia, Vladimir Putin mengadakan pertemuan dengan kepala staf umum, Valery Gerasimov, untuk membahas langkah-langkah menghadapi serangan Ukraina di wilayah Kursk.- ***
Sumber: Reuters


