Bisnis

Serangan Siber ke Perbankan Terus Meningkat, Nasabah Harus Waspada!

×

Serangan Siber ke Perbankan Terus Meningkat, Nasabah Harus Waspada!

Sebarkan artikel ini
hcaker e1758507990909
Ilustrasi hacker. (Pixabay)

KITAINDONESIASATU.COM – Bank Central Asia (BCA) mencatat bahwa ada tiga hingga empat miliar serangan siber selama tahun 2024. Jumlah serangan tersebut terus meningkat pascapandemi COVID-19.

Hal itu diungkapkan EVP Group Strategic IT BCA, David Formula. Dikatakan, urutan pertama serangan siber adalah Perusahaan IT. Sementara perbankan berada di urutan ketujuh.

“Kami mencatat ada tiga hingga empat miliar selama 2024 (serangan siber). Tahun 2023 tercatat ada 1,9 miiar serang siber,’’ ujar David, di Tangerang, Sabtu, 22 Februari 2025.

Diungkapkan, hacker mencari pintu masuk dari perusahaan IT lalu kemudian melumpuhkan jaringan di perusahan terkait.

Lanjut dia, bahwa siber biasanya menyerang ke perbankan dengan Distributed Denial-of-Service (DDoS) atau mengganggu layanan jaringan dengan membanjiri server jaringan, atau situs web.

 Selanjutnya siber menyerang malware atau menggunakan perangkat lunak berbahaya untuk merusak jaringan komputer.

Ditegaskan, pihaknya selama ini telah melakukan antisipasi, sehingga tidak ada yang berhasil melumpuhkan sistem jaringan BCA.

“Tidak ada serangan (siber) yang berhasil melumpuhkan sistem jaringan BCA,’’ ucap dia.

Selain itu, sejauh ini BCA selalu melakukan koordinasi dengan provider negara lain Ketika menemukan ada serangan siber dari luar negeri. Koordinasi dimaksud agar hacker tidak juga menyerang perbankan lainnya.

Adapin BCA mencatat dalam satu hari terdapat 180 juta transaksi dari total 32 juta pelanggan. Sehingga BCA melakukan antisipasi yang sangat ketat terhadap serangan siber. (*)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *