KITAINDONESIASATU.COM – Tiada yang salah mengenai pemberian izin kepada ormas-ormas keagamaan. Apalagi, kalau izin itu diberikan kepada mereka yang berjasa membantu memajukan negara.
“Apa salahnya kalau diberikan kepada mereka yang selalu bekerja untuk rakyat, mendirikan sekolah, mendirikan pesantren, mendirikan universitas, membuat rumah sakit,” kata Prabowo Subianto saat pidato di Kongres PAN, pada Sabtu (23/8/2024) di Jakarta.
Dia kemudian balik bertanya, apa salahnya kita memperkuat ekonominya orang-orang yang cinta rakyat, dan cinta Tanah Air, apa salahnya?
Lebih jauh, presiden terpilih Prabowo Subianto itu menyampaikan pandangannya mengenai izin tambang dan konsesi. Tiap orang ataupun organisasi yang telah mengabdi kepada bangsa Indonesia layak diberikan sebagian kekayaan negara.
Awalnya, dalam pidato tersebut Prabowo bicara mengenai kader PAN (Partai Amanat Nasional) yang mengabdi untuk partainya. Lalu, dia pun meneruskan bicara soal mengenai izin tambang yang tengah heboh di khalayak ramai.
“Kemudian kalau ada niat ya kan, kekayaan negara dan bangsa ini aset-asetnya kalau memang harus diberi, izin-izin tambang, konsesi-konsesi, apa salahnya kalau diberikan kepada mereka yang setia kepada negara dan bangsa Indonesia,” ujar Prabowo.
Prabowo kemudian meminta semua orang waspada, dan selalu mengingat sejarah agar bangsa Indonesia tidak dipecah belah. Ia mengatakan sejak lama asing selalu mengganggu Indonesia.
“Dan saudara-saudara sekalian mari juga kita mawas diri, kita waspada, kita harus ingat sejarah kita, ratusan tahun semua suku bangsa di nusantara ini kita selalu diganggu oleh kekuatan asing, selalu diganggu, selalu dipecah-belah, divide et impera, dipecah belah, dipecah belah. Dan mari kita belajar sejarah, jangan kita mau terus dipecah belah saudara-saudara sekalian,” ucapnya. (Aris MP)


