News

Kolam Pendingin Mesin PT Sumber Makmur di Ciruas Telan Korban Bocah 11 Tahun

×

Kolam Pendingin Mesin PT Sumber Makmur di Ciruas Telan Korban Bocah 11 Tahun

Sebarkan artikel ini
ilustrasitenggelam
Ilustrasi bocah tenggelam (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM-Muhammad Rizki (11) tewas tenggelam di kolam pendingin mesin PT Sumber Makmur di Desa Penggalang, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Rabu (19/2/2025) sore, setelah berhasil menyelamatkan adiknya di lokasi yang sama.

“Nasib naas yang menimpa Rizki yang masih duduk di kelas 5 sekolah dasar, terjadi sekitar pukul 17.00. Awalnya, korban bersama adiknya Muhammad Akbar serta satu bocah lainnya bermain di pinggiran kolam untuk pendingin mesin,” kata Kapolsek Ciruas, Kompol Muhammad Cuaib, Kamis (13/2/2025).

Ketika sedang bermain, Muhammad Akbar yang baru berusia 6 tahun terpeleset dan tercebur ke dalam kolam. “Melihat adiknya terpeleset ke kolam, Rizki berusaha menolong dengan menarik tubuh adiknya. Upaya Rizki berhasil menyelamatkan nyawa adiknya. Akan tetapi, karena pinggiran kolam licin izki terpeleset masuk kolam dan tenggelam,” ungkap Muhammad Cuaib.

Melihat Rizki tenggelam, dua bocah itu teriak minta tolong warga. Warga sekitar lokasi kejadian berdatangan mencoba menyelamatkan korban. Bahkan beberapa warga menceburkan diri ke kolam yang dalamnya mencapai 4 meter.

“Lima belas menit kemudian, korban berhasil ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Warga langsung mengevakuasi ke puskesmas setempat, namun begitu tiba di puskemsmas  korban dinyatakan meninggal dunia.

“Awalnya korban akan dibawa ke RS Bhayangkara untuk pendalaman penyelidikan, namun keluarga korban menolak dan menginginkan jasad anaknya dibawa ke rumah saja untuk segera dimakamkan,” kata Kapolsek.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek mengimbau kepada orangtua untuk lebih meningkatkan pengawasan pada anak-anaknya agar tidak bermain di lokasi-lokasi yang dinilai membahayakan, terlebih saat ini masih musim penghujan.

“Kami mengimbau pada masyarakat untuk lebih meningkatkan pengawasan pada anak-anaknya untuk tidak bermain di lokasi yang membahayakan tanpa pengawasan, terlebih saat ini masih musim penghujan yang mengakibatkan banjir atau titik-titik yang bisa menenggelamkan bocah,” ujar Kapolsek. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *