Lifestyle

3 Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh pada Tanggal 13, 14, dan 15 Setiap Bulan

×

3 Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh pada Tanggal 13, 14, dan 15 Setiap Bulan

Sebarkan artikel ini
ayyamul bidh
Ilustrasi puasa Ayyamul Bidh.

KITAINDONESIASATU.COM – Puasa Ayyamul Bidh dikerjakan pada tanggal 13, 14, dan 15 pada setiap bulan dalam hitungan kalender Hijriah. Ayyamul Bidh mengandung makna hari-hari cerah.

Hikmah puasa Ayyamul Bidh adalah bahwa ketika malam-malam tersebut sangat terang, maka alangkah baiknya pada siang harinya digunakan untuk beribadah, yakni disunnahkan puasa Ayyamul Bidh.

Mungkin bagi sebagian orang puasa Ayyamul Bidh jarang terdengar, dan tidak dikerjakan. Namun, puasa ini memiliki keutamaan yang cukup besar.

Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam menganjurkan untuk melakukan puasa Ayyamul Bidh, sebagaimana pada hadits shahih yang berbunyi:

أوْصَانِي حَبِيبِي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِثَلَاثٍ لَنْ أَدَعَهُنَّ مَا عِشْتُ بِصِيَامٍ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَصَلَاةِ الضُّحَى وَبِأَنْ لَا أَنَامَ حَتَّى أُوتِرَ

Artinya: “Kekasihku (Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam) berwasiat kepadaku dengan tiga perkara, aku tidak akan meninggalkannya selama aku hidup; berpuasa tiga hari dalam setiap bulan, dua rakaat Dhuha, dan tidak tidur sampai aku salat witir.” (HR Bukhari dari Abu Darda)

Berikut keutamaan puasa Ayyamul Bidh:

  1. Seperti Puasa Setahun Bisnis

Puasa Ayyamul Bidh dikerjakan tiga hari setiap bulan seperti puasa sepanjang tahun. Sebagaimana pendapat Imam as-Subki dan ulama lainnya:

عَنْ أَبِي ذَرٍّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ: أَنَّ النَّبِيَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَنْ صَامَ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ثَلَاثَة أَيَّام، فَذَلِكَ صِيَامُ الدَّهْرِ، فَأَنْزَلَ اللهُ تَصْدِيقَ ذَلِكَ فِي كِتَابهِ الْكَرِيم: مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَة فَلهُ عشر أَمْثَالهَا [الأنعام: 160]. اَلْيَوْمُ بِعشْرَةِ أَيَّامٍ (رَوَاهُ ابْن ماجة وَالتِّرْمِذِيّ. وَقَالَ: حسن .وَصَححهُ ابْن حبَان من حَدِيث أبي هُرَيْرَة رَضِيَ اللهُ عَنْه)

Artinya, “Diriwayatkan dari Abu Dzar ra, sungguh Nabi saw bersabda: ‘Siapa saja yang berpuasa tiga hari dari setiap bulan, maka puasa tersebut seperti puasa sepanjang tahun. Kemudian Allah menurunkan ayat dalam kitabnya yang mulai karena membenarkan hal tersebut: ‘Siapa saja yang datang dengan kebaikan maka baginya pahala 10 kali lipatnya’ [QS al-An’am: 160]. Satu hari sama dengan 10 hari’.” (HR Ibnu Majah dan at-Tirmidzi.

  1. Bisnis Jadi Lancar

Berpuasa Ayyamul Bidh dapat membantu seorang muslim dapat mengontrol emosi yang labil pada bulan purnama. Hal ini merupakan sangat penting yang harus dilakukan oleh seorang pebisnis.

Puasa pada tanggal 13, 14, dan 15 dapat mengatur emosi dengan baik, sehingga bisnis yang dijalankan akan berkembang pesat.

  1. Mengikuti Teladan Rasulullah Shollallahu Alaihi Wassalam

Rasululllah sholallahu alaihi wassalam kerap melakukan puasa Ayyamul Bidh pada setiap bulan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *