News

Tantangan Bakamla di Tengah Persaingan Coast Guard Asia Tenggara

×

Tantangan Bakamla di Tengah Persaingan Coast Guard Asia Tenggara

Sebarkan artikel ini
FotoJet 3 6
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Akbarshah Fikarno Laksono usai pertemuan dengan BAKAMLA Zona Timur Indonesia di Ambon. (Foto: Ulfi/Andri-dpr.go.id)

KITAINDONESIASATU.COM – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Akbarshah Fikarno Laksono, menekankan pentingnya penguatan Badan Keamanan Laut (BAKAMLA) untuk menjaga kedaulatan dan keamanan perairan Indonesia.

Menurutnya, sebagai negara kepulauan dengan sumber daya alam yang melimpah, Indonesia harus memastikan eksplorasi yang bertanggung jawab demi keberlanjutan pembangunan.

Indonesia adalah negara yang luas, dengan penduduk yang banyak serta sumber daya alam yang luar biasa.
“Wilayah perairan kita menyimpan potensi besar, baik dari sektor perikanan maupun sumber daya alam lainnya. Oleh karena itu, eksplorasi yang bertanggung jawab harus dilakukan untuk memastikan keberlanjutan pembangunan,” ujar Dave, dikutip dari Parlementaria pada Kamis, 6 Februari 2025.

Selain TNI AL dan Kepolisian, BAKAMLA memiliki peran penting dalam menjaga keamanan laut, meskipun masih memerlukan berbagai penguatan.

Dave menyoroti perlunya peningkatan kapasitas BAKAMLA, baik dari aspek otorisasi, regulasi, jumlah personel, maupun fasilitas pendukung.

Ia menekankan bahwa armada kapal, teknologi pemantauan, serta penggunaan drone untuk pengawasan maritim harus ditingkatkan agar BAKAMLA dapat menjalankan tugasnya secara optimal.

Ia juga membandingkan kondisi BAKAMLA dengan Coast Guard negara lain seperti Vietnam, Tiongkok, dan Filipina, yang sudah lebih maju dalam membangun sistem pertahanan maritim. Sementara itu, Indonesia masih memiliki tantangan besar dalam memperkuat keamanannya di laut.

Menurutnya, keberadaan BAKAMLA yang lebih tangguh sangat penting untuk mengawasi lalu lintas kapal, merespons insiden maritim, serta memberantas aktivitas ilegal seperti penyelundupan dan pencurian ikan oleh kapal asing.

Oleh karena itu, pemerintah perlu memberikan alokasi anggaran yang memadai agar BAKAMLA dapat menjalankan fungsinya secara lebih efektif.

Selain itu, Dave menekankan bahwa peningkatan kapasitas BAKAMLA harus didukung dengan regulasi yang jelas dan pemanfaatan teknologi modern agar pengawasan wilayah perairan Indonesia semakin optimal.

Dengan penguatan yang tepat, BAKAMLA diharapkan mampu menjaga perairan nasional dari berbagai ancaman maritim.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *