KITAINDONESIASATU.COM-Tiga warga yang hendak mengisi bahan bakar diganyang anggota Geng Motor Bregez di Jalan Raya Serang-Jakarta tepanya di depan dealer Yamaha Kanan Sari, Desa Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Senin (3/2/2025).
Peristiwa brutal dan niat akan membegal motor dialami Muhammad Akbar Hakim. Sebelum kejadian, korban bersama dua rekannya Anisa Safitri dan Piya hendak mengisi bahan bakar di SPBU Cikande. “Saat itu korban berada di depan dealer Yamaha Cikande dan akan mengisi BBM di SPBU Cikande,” kata Kapolsek Cikande, AKP Tatang, kemarin.
Pada waktu korban berada di lokasi, datanglah dua pelaku dan langsung menyerang korban secara membabi buta. “Keduanya langsung menghajar korban dibagian muka, dan terjadi perkelahian seru,” ujar mantan Kasat Intel Polres Serang ini.
Ditengah terjadinya pengeroyokan datang satu rekan pelaku yang membawa senjata tajam jenis celurit dan alat pukul keling. Pelaku ini lantas ikut menyerang korban dan membacoknya.
“Mereka menyerang korban secara membabi buta dan membuat korban tidak berdaya. Akibatnya, korban mengalami luka sobek dibagian kepala, pinggang, serta tangan,” ungkap Tatang.
Kata Tatang, usai melakukan pengeroyokan, para pelaku sempat mencoba mengambil motor korban. Akan tetapi, niat jahat tersebut berhasil digagalkan oleh warga sekitar yang mendatangi lokasi. “Para pelaku sempat mencoba mengambil motor korban,” ujarnya.
Melihat warga berdatangan, para pelaku panic dan kabur. Warga yang menyaksikan kejadian tersebut melapor ke Polsek Cikande. “Ketiga pelaku melarikan diri dan warga langsung melaporkannya kepada kami,” katanya.
Mendapat laporan warga, anggota piket Polsek Cikande langsung ke lokasi kejadian dan melakukan pengejaran berhasil menagkap dua dari ketiga pelaku. Mereka yaitu IR (27) asal Kampung Cisarua, Desa Salabintana, Kecamatan Cikole, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dan AR (27) asal Kampung Kopeng, Desa Keramat, Kecamatan Gunung Putih, Kota Sukabumi, Jawa Barat. “Kedua pelaku masih berusaha mau kabaur, namun berhasil ditangkap di dalam pabrik PT Broco Leuwilimus Cikande,” kata Tatang.


