News

Korban Terseret Ombak Pantai Drini dari Mojokerto, Awalnya Tak Ikut Acara Outing Class, Karena Tak Punya Uang

×

Korban Terseret Ombak Pantai Drini dari Mojokerto, Awalnya Tak Ikut Acara Outing Class, Karena Tak Punya Uang

Sebarkan artikel ini
korban tenggelam mojokerto
TIM SAR saat melakukan pencarian korban hilang di Pantai Drini, Gunung Kidul, Yogyakarta. foto: @polsekpanggang_polresgnk

KITAINDONESIASATU.COM – Salah satu korban meninggal terseret ombak di Pantai Drini Gunung Kidul, Yogyakarta awalnya tak ikut lantara orangtua tidak ada biaya.

Namun Pak De korban yang menutup keaungan keponakannya, Malvein Yusuf Adh Dhuqa hingga akhirnya anak dari pasangan Yosep dan Istiqomah itu bisa turut berangkat bersama teman-temannya SMPN 7 Mojokerto.

Keikutsertaan mengikuti outing class yang digelar sekolahnya hingga membawa duka tentu membuat menyesal Pak De korban, namun keluarga pasyarah semuanya sudah ditakdirkan seperti itu.

Kini pihak keluarga di Jalan Al-Azhar, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto mempersiapkan kedatangan jenazah putra kedua Yosep tersebut.

Sejumlah karangan bunga tampak menghiasi rumah duka di antaranya datang dari Pj Wali Kota dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) Kota Mojokerto.

Siswa SMP 7 Mojokerto Terseret Ombak di Pantai Drini, Tiga Tewas dan Satu Masih Hilang

Rifky Yudha Pratama Akhirnya Ditemukan di Kedalaman 10 Meter Pantai Drini Gunung Kidul

Seperti diberitakan sebelumnya petugas SAR gabungan dikerahkan untuk mencari empat siswa SMP 7 Mojokerto yang terseret ombak di Pantai Drini, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, pada Selasa (28/1/2025).

Tiga korban ditemukan dalam keadaan meninggal, sementara satu orang lainnya masih dalam pencarian atas nama Rifky Yoeda Pratama.

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Pantai Baron, Surisdiyanto, menjelaskan bahwa 13 siswa SMP yang sedang berwisata terseret ombak saat berenang.

Sebanyak sembilan korban selamat telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, sementara tiga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan satu belum ditemukan.

Lurah Kedundung Mojokerto, Muhammad Nuri Huda mengatakan Pak De korban merasa kasihan karena korban yang rajin beribadah tidak bisa ikut acara ke Yogyakarta bersama teman-temannya.

Suasana duka menyelimuti keluarga dan keluarga besar SMPN 7 Kota Mojokerto yang mengalami musibah ke Pantai Drini di Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul, Yogyakarta.

Berikut identitas korban terseret ombak SMPN 7 Kota Mojokerto:

Korban meninggal

  • Alfian Aditya Pratama kelas 7C
  • Bayhaki
  • FMalvein Yusuf A
  • Rifki Yudha Pratama (Kelas 7C)

Korban selamat dirawat di rumah sakit

  • Ariona Reza kelas 7E
    Korban kritis, dirawat di RSUP Sardjito Yogyakarta
  • Ahmad Muzaki kelas 7C
    Korban kritis, dirawat di RSUP Sardjito Yogyakarta
  • Petra Agustino
  • Refana Bagas
  • M.Zaky kelas 7E
  • Raditya Rangga kelas 7C
  • Firmanda Ramadani kelas 7C
  • Bintang Kenzie kelas 7C
  • Ainoah kelas 7C

Dua orang dirawat di RSUD Saptosari dan 5 orang sudah diperbolehkan pulan.

Sementara jenazah korban ditemukan sekitar 100 meter dari bibir pantai dan langsung dibawa ke RSUD Saptosari Gunungkidul untuk identifikasi.

Pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan mengalami kendala karena ombak besar dan kedalaman perairan.

Rombongan siswa SMP 7 Mojokerto yang terdiri dari 261 orang, berangkat dari Mojokerto, Jawa Timur, pada Senin (27/1/2025), dan tiba di Gunungkidul pada Selasa (28/1/2025) pagi.

Mereka mulai beraktivitas di pantai sekitar pukul 06.00 WIB, dan sekitar setengah jam kemudian, petugas SAR menerima laporan mengenai belasan siswa yang tenggelam.

Update terbaru Rifky Yoeda Pratama yang sebelumnya hilang di Pantai Drini, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia Rabu (29/1/2025) pagi, sehingga total korban meninggal menjadi empat orang. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *