KITAINDONESIASATU.COM– Komunitas Golok Pedang Sepuh Nusantara (GPSN) secara resmi meluncurkan buku setebal 315 halaman dan lagu berjudul Pesona Golok Pasundan di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor.
Acara tersebut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, yang menyaksikan langsung peluncuran ini sebagai bagian dari upaya menjadikan golok sebagai warisan budaya dunia yang diakui oleh UNESCO.
Buku dan lagu yang merupakan karya Pembina GPSN, Gatut Susanta, diperkenalkan kepada publik dalam upaya mendokumentasikan sejarah dan filosofi golok, yang selama ini mungkin kurang dikenal oleh banyak orang.
“Saya kira ini bentuk kepedulian yang luar biasa dari kelompok masyarakat, khususnya para pemerhati golok. Mereka mendokumentasikan sejarah dan nilai-nilai yang terkandung dalam golok, yang mungkin banyak orang tidak tahu,” ujar Hery Antasari, Kamis 22 Agustus 2024.
Lebih lanjut, Hery mengungkapkan bahwa buku tersebut mencakup seluruh sejarah mengenai golok, termasuk jenis-jenisnya, serta filosofi dan nilai-nilai metafisik yang ada di dalamnya.
“Golok ini merupakan peninggalan yang luar biasa dari Jawa Barat, khususnya suku Sunda. Kita akan memanfaatkan jaringan pemerintah untuk mendukung pengusulan golok menjadi warisan budaya dunia oleh UNESCO,” tambahnya.
Gatut Susanta, penulis buku dan pencipta lagu Pesona Golok Pasundan, menjelaskan bahwa proses penulisan buku ini memakan waktu satu tahun, yang melibatkan riset mendalam serta pengumpulan informasi dari sembilan profesor yang berasal dari tiga provinsi berbeda, yaitu Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.
“Saya melakukan riset yang mendalam dan melibatkan sembilan profesor sebagai narasumber untuk buku ini,” jelas Gatut.


