News

Tim Gabungan Temukan Jenazah Bayi, Total Korban Longsor Pekalongan Capai 20 Orang

×

Tim Gabungan Temukan Jenazah Bayi, Total Korban Longsor Pekalongan Capai 20 Orang

Sebarkan artikel ini
FotoJet 8 12
Proses pencarian korban longsor di Pekalongan

KITAINDONESIASATU.COM – Pada hari kedua pencarian korban longsor di Desa Kasimpar, Petungkriyono, Pekalongan, satu jenazah kembali ditemukan.

Korban yang ditemukan adalah seorang bayi berusia empat bulan bernama Abiyan. Hingga kini, jumlah korban meninggal dalam bencana tersebut mencapai 20 orang.

Menurut informasi yang dihimpun di lokasi pada Rabu (22/1) siang, jenazah bayi ditemukan di bawah tempat tidur bersama reruntuhan rumah yang terseret material banjir bandang dan longsor sejauh sekitar 25 meter.

Lokasi penemuan bayi tersebut berbeda dengan tempat ditemukannya jenazah sang ibu, Inawati (23), yang sudah lebih dulu ditemukan pada Selasa (21/1).

Komandan Kodim 0710 Pekalongan, Letkol Inf Risky Aditya, menyampaikan bahwa jenazah bayi langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

“Tim menemukan bayi di bawah reruntuhan rumah, tepat di kolong tempat tidur yang terseret sekitar 25 meter,” ujar Risky.

Dengan ditemukannya jenazah bayi ini, total korban meninggal yang telah ditemukan dalam bencana longsor tersebut kini menjadi 20 orang.
Masih ada delapan korban yang dilaporkan hilang berdasarkan data dari posko keluarga.

Bencana longsor ini terjadi pada Senin (20/1) petang, berdampak pada tiga bangunan: dua rumah dan satu kafe.

Rumah yang terdampak adalah milik Sekretaris Desa Kasimpar, rumah seorang pendeta, serta sebuah kafe. Saat kejadian, rumah Sekretaris Desa dan kafe digunakan sebagai tempat berlindung warga dari hujan deras. Sementara itu, rumah pendeta yang rusak sedang dalam kondisi kosong.

“Rumah Pak Sekdes berada di area sawah yang dianggap aman, jauh dari tebing, tetapi tetap terkena longsor,” jelas Risky.

Menurut Rizky, Kafe Alo menjadi salah satu lokasi yang digunakan untuk kegiatan keluarga sekaligus tempat warga berteduh saat hujan, dengan perkiraan jumlah orang sekitar 25-30. Saat ini, tim fokus melakukan pencarian korban di area tersebut.

Saat ini, tim gabungan masih melanjutkan pencarian korban yang belum ditemukan, serta membersihkan material longsor di lokasi bencana.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *