KITAINDONESIASATU.COM – Kebakaran menjadi ancaman musiman di wilayah chaparral kering Los Angeles, sering diperburuk oleh angin Santa Ana yang kencang.
Pada 7 Januari silam, angin berkecepatan hingga 85 mph memicu kebakaran hebat di kawasan padat penduduk yang jarang terdampak sebelumnya.
Kebakaran tersebut melalap ribuan rumah dan menghancurkan warisan budaya, menjadi salah satu bencana terburuk dalam sejarah LA. Demikian dilaporkan The Guardian pada Selasa, 21 Januari 2025.
Setelah lebih dari seminggu, kebakaran Eaton berhasil dikendalikan 81%, sementara kebakaran Palisades baru mencapai 52%.
Komunitas seni di LA, terutama di Altadena, masih merasakan dampaknya.
Di Altadena, yang merupakan tempat tinggal banyak seniman, 190 orang dilaporkan kehilangan atau mengalami kerusakan signifikan pada rumah, studio, dan karya seni mereka.
Seniman terkenal seperti Andrea Bowers dan Kathryn Andrews juga terdampak langsung.
Puing-puing di Altadena kini menyerupai lokasi ledakan. Cerobong asap menjadi satu-satunya sisa bangunan.
Rumah dan arsip seni milik Paul McCarthy turut musnah, begitu pula banyak karya seni seniman lain.
Pelukis Alec Egan kehilangan dua tahun hasil karyanya yang sedianya dipamerkan bulan depan.
Christina Quarles, pelukis terkenal, kehilangan seluruh propertinya, termasuk rumah utama dan properti lainnya yang berfungsi sebagai Airbnb.
Di kawasan mewah Pacific Palisades, situasinya tak kalah parah. Ratusan karya seni, termasuk 30 karya Andy Warhol, hangus terbakar.
Selain itu, banyak bangunan bersejarah, seperti rumah modernis karya arsitek ternama, ikut musnah. Namun, beberapa bangunan seperti rumah Thomas Mann dan Getty Villa berhasil diselamatkan.
Komunitas seni kini menghadapi tantangan berat, terutama mereka yang kehilangan sumber penghasilan akibat pasar seni yang sedang lesu.
Tingkat kepemilikan asuransi kebakaran yang menurun di California memperparah situasi. Banyak seniman tidak mampu melindungi karya mereka.
Di tengah kehancuran, inisiatif bantuan mulai muncul. Program seperti Grief and Hope telah menggalang lebih dari $500.000, sementara koalisi institusi budaya besar meluncurkan Dana Bantuan Kebakaran Komunitas Seni LA senilai $12 juta.
Frieze, pameran seni terkemuka, tetap berkomitmen mendukung komunitas seni lokal yang terdampak bencana ini.
Meski bantuan terus berdatangan, kebakaran ini menjadi pengingat akan rentannya komunitas seni LA terhadap bencana alam, menegaskan pentingnya solidaritas untuk membangun kembali kehidupan dan karya yang hilang.- ***
Sumber: The Guardian


