News

Dua Tahun Menunggu, Korban Bencana Bogor Segera Tempati Rumah Baru

×

Dua Tahun Menunggu, Korban Bencana Bogor Segera Tempati Rumah Baru

Sebarkan artikel ini
huntap
Ilustrasi bangunan hunian tetap. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Setelah dua tahun menunggu, sebanyak 38 KK korban bencana di tiga kelurahan Kecamatan Bogor Selatan akan segera menempati rumah baru berupa hunian tetap (Huntap) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Huntap ini disediakan untuk merelokasi warga yang tinggal di wilayah rawan bencana. Mereka akan akan menempati bangunan rumah di Kampung Ciranjang, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan.

“Sebanyak 38 KK akan menempati rumah hunian tetap di Kampung Ciranjang,” ujar Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Bogor, Hanafi, Minggu, 19 Januari 2025.

Bangunan Huntap menggunakan anggaran dari BNPB. Adapun proses hingga bangunan Huntap terealisasi setelah melalui proses panjang, yakni mulai dari pengajuan bantuan, kesiapan lahan, hingga survei lokasi.

Bangunan Huntap berupa rumah tipe 36, dan dipastikan layak untuk menjadi hunian yang layak. Semua fasilitas ada di Huntap ini, mulai dari ruang tamu, kamar mandi, kamar tidur, listrik, hingga air minum.

Warga sendiri kurang lebih menunggu selama dua tahun sejak terjadinya bencana pada Maret 2023 lalu. Sebanyak 38 KK sebelumnya tinggal di lokasi rawan becana, yakni di Kelurahan Empang, Kelurahan Batu Tulis, dan Kelurahan Lawang Gintung.

BNPB memastikan korban bencana yang tinggal di Huntap bebas biaya retribusi sewa alias gratis. Pembebasan retribusi penyewaan tanah dan bangunan berdasarkan SK Wali SK Wali Kota Bogor tertanggal 13 Januari 2025 tentang Pembebasan Atas Pembayaran Uang Sewa Barang Milik Daerah Pemkot Bogor berupa tanah seluas 6.295 meter persegi.

Pemkot Bogor mengingatkan warga yang menempati Huntap dilarang untuk mengalihkan fungsi bangunan, misalkan mengontrakkan kepada pihak lain. Dan, nantinya setelah warga mampu membeli rumah sendiri, agar menyerahkan kembali bangunan tersebut kepada pemerintah.

“Bangunan ini nantinya akan dimanfaatkan oleh pihak lain yang membutuhkan,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *