KITAINDONESIASATU.COM – Di tengah pesona alam Puncak yang memukau, Royal Safari Garden memimpin perayaan Hari Lingkungan Hidup dan Hari Gerakan Satu Juta Pohon dengan serangkaian kegiatan peduli lingkungan yang inspiratif.
Setiap tanggal 10 Januari, momentum ini mengajak kita untuk kembali menyadari betapa pentingnya peran pohon dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan kualitas udara.
Sejarah Hari Gerakan Satu Juta Pohon di Indonesia dimulai oleh Presiden Soeharto pada 10 Januari 1993, sebagai upaya untuk mengatasi berbagai tantangan lingkungan seperti pemanasan global, krisis air, dan erosi tanah.
Tahun ini, Royal Safari Garden menggelar acara penanaman pohon di area resor seluas 14 hektar, meskipun sudah dikelilingi oleh beragam jenis pohon, termasuk pohon buah dan kayu.
“Ini adalah bentuk kepedulian kami untuk menjaga ekosistem dan menciptakan lingkungan yang ideal bagi para pengunjung dan satwa,” kata Ferry Febriari, General Manager Royal Safari Garden, kepada kitaindonesiasatu.com, Kamis, 16 Januari 2024.
Selain menanam pohon, Royal Safari Garden juga menjalankan program inovatif berupa daur ulang galon bekas menjadi pot tanaman.
Langkah ini tidak hanya mengurangi limbah plastik, tetapi juga mempercantik lingkungan sekitar dengan pot-pot yang berisi bunga dan pohon kecil.
“Inisiatif daur ulang ini adalah langkah konkret dalam pelestarian lingkungan. Dengan menggunakan galon bekas, kami memanfaatkan kembali material untuk penghijauan area sekitar,” tambah Ferry.
Pot-pot tanaman hasil daur ulang ini selaras dengan program gerakan satu juta pohon, di mana pohon-pohon yang sudah besar nantinya akan dipindahkan ke lingkungan sekitarnya.

