News

BMKG Himbau Nelayan Waspadai Pasang Air Laut Maksimum di Pantai Selatan Jawa Tengah

×

BMKG Himbau Nelayan Waspadai Pasang Air Laut Maksimum di Pantai Selatan Jawa Tengah

Sebarkan artikel ini
gelombang tinggi di laut
Ilustrasi gelombang tinggi di laut. (Pixabay/Kanenori)

KITAINDONESIASATU.COM – BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) mengimbau nelayan agar mewaspadai pasang air laut maksimum di pantai selatan Jawa Tengah pada 15-16 Januari 2025.

Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi (Stamet) Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo menjelaskan, berdasarkan data pasang surut air laut pantai selatan Jateng, khususnya Cilacap, pasang maksimum diprakirakan mencapai 2 meter.

Sedangkan tinggi gelombang perairan selatan Jateng pada 15-16 Januari 2025 berpotensi mencapai 2,5-4 meter, sehingga masuk kategori gelombang tinggi dan diprakirakan terjadi hujan di wilayah pesisir selatan Jateng, khususnya Cilacap.

Baca Juga  Tidak Semua Wilayah Baduy Tertutup untuk Turis Asing

“Artinya, perlu adanya kewaspadaan untuk para nelayan tradisional yang menggunakan perahu berukuran kecil,” katanya.

Berdasarkan analisis, tinggi gelombang 2,5-4 meter berisiko terhadap keselamatan perahu nelayan, ditambah dengan adanya pasang maksimum akan menambah risiko pelayaran.

Meskipun demikian, diprakirakan pasang maksimum air laut pada tanggal 15-16 Januari 2025 tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir selatan Jateng.

“Itu karena biasanya gelombang penyebab rob jika tingginya lebih dari 4 meter, dan yang perlu diperhatikan, waktu kejadian pasang maksimum di setiap wilayah berbeda-beda,” katanya.

Baca Juga  Perpanjangan SIM Keliling Kota Semarang, Senin 24 Februari 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *