KITAINDONESIASATU.COM – Hari ini, Rabu (8/1/2025), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan menawarkan sebanyak 543.010.800 lembar saham kepada publik.
RATU membidik dana segar sebesar Rp 624,46 miliar dengan harga Rp1.150 per lembar, dari IPO (initial public offering) tersebut. Setara dengan modal sebesar 20 persen yang sudah dikucurkan RATU.
Daya tarik saham blue chip itu, lantaran konglomerat pun menjadi pemilik sahamnya. Mereka membeli sejak 2 Januari 2024 hingga 6 Januari 2025 untuk penjatahan dan distribusi saham.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 190.053.800 lembar saham adalah saham baru yang diterbitkan oleh RATU, mewakili 7% dari total modal yang ditempatkan.
Sisanya, yaitu 352.957.000 lembar saham, merupakan saham divestasi milik RAJA, yang setara dengan 13% dari total modal yang disetor.
Mengutip prospektus, RATU dimiliki oleh Rukun Raharja Tbk (RAJA) dengan kepemilikan 99,99%. Sisanya, sebanyak 0,004% saham digenggam oleh PT Rukun Prima Sarana milik RAJA dan Djauhar Maulidi.
Sementara itu, RAJA merupakan perusahaan milik Hapsoro Sukmonohadi. Suami Puan Maharani ini, bermitra dengan Djauhar Maulidi, Medi Avianto, dan Arsjad Rasjid.
Hapsoro, pengendali RATU dan RAJA adalah putra dari pengusaha Bambang Sukmonohadi. Dia menikah dengan Puan Maharani, anak Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri, pada 1988.
Hapsoro Sukmonohadi dengan nama panggilan Happy Hapsoro merupakan putra dari seorang pengusaha property dan jasa forwarding, yakni Bambang Sukmonohadi.
Namanya memang jarang muncul di depan umum. Sedikit sekali informasi tentang kegiatan suami Puan Maharani ini.
Padahal, Happy Hapsoro termasuk memiliki gurita bisnis di tanah air. Ia bersama ayahnya inilah yang membangun kondominium di kawasan bekas Bandara Kemayoran, Jakarta Pusat, bernama Blossom Residence.
Kedekatannya dengan kekuasaan membuat Bambang Sukmonohadi dan Happy Hapsoro pernah terkait dengan proyek pengadaan jet tempur Sukhoi asal Rusia.
Happy Hapsoro juga menggeluti bisnis minyak dan gas bumi, perusahaan diberi nama Odira Energy Persada.
Pada perusahaan itu, Happy Hapsoro menduduki jabatan sebagai komisaris. Perusahaan lain yang dikelola ayah dari Diah POP Hapsari dan Praba DCK Soma, adalah operator hotel jaringan merek Red Planet, PT Red Planet Indonesia Tbk, dan PT Pusako Tarinka Tbk.
Kemudian, sebagai Komisaris PT Prima Utama Mandiri, Direktur PT Vetira Prima Perkasa, Presiden Komisaris PT Rukun Raharja Tbk, perusahaan yang menyediakan jasa pelabuhan, operator pelabuhan di Bitung, penyuplai gas ke PLN, dan saham.


