KITAINDONESIASATU.COM – Aksi penjahat jalanan makin meresahkan saja. Mereka seakan sudah tidak takut dengan petugas. Ini pula yang dilakukan 6 penjahat yang merampok pasangan suami istri (pasutri) yang terjebak macet di Km 13 Jalan Tol Akses Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (3/1/2025) sore.
Meski suasana sore itu macet dan banyak mobil di lokasi, 6 pelaku di antaranya bersenjata tajam mengadang mobil korban. Mereka langsung menakuti penumpang wanita agar menyerahkan HP yang dipegang.
Korban yang takut karena diancam pakai senjata tajam akhirnya menyerahkan HP yang digenggamnya ke pelaku. Usai mendapatkan hasil rampasannya pelaku langsung melarikan diri ke pemukiman yang ada di samping tol.
Korban yang masih trauma kemudian melaporkan kasus yang menimpanya ke Polres Jakarta Utara.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menyatakan, polisi masih mengembangkan kasus ini termasuk memburu pelaku.
“Korban menderita kerugian berupa kehilangan HP serta korban mendapat luka lecet di jari telunjuk sebelah kanan. Kerugian ditaksir senilai Rp 1,5 juta,” katanya.
Sementara itu, aksi serupa juga terjadi di sekitar Tol Tanjung Priok pada Jumat (3/1/2025) sore. Sopir Grandmax mengalami luka bacok karena melawan saat tiga penjahat menyatroni mobil yang mengalami macet di tol tersebut.
Perampokan yang menimpa pasutri dan seorang sopir lainnya di jalan tol itu disesalkan masyarakat. Warga heran mengapa bisa terjadi di dalam tol kawanan penjahat leluasa beraksi. “Pengelola tol harus menjamin keamanan dan kenyamanan pengendara mobil,” kata Basri, warga Penjaringan, Jakarta Utara kepada kitaindoneiasatu.com, Sabtu (4/1/2025). (*)
.


