Berita Utama

Waspada, Gempa Bumi Megathrust Tinggal Tunggu Waktu! BPBD Jakarta Beri Edukasi Aktif 

×

Waspada, Gempa Bumi Megathrust Tinggal Tunggu Waktu! BPBD Jakarta Beri Edukasi Aktif 

Sebarkan artikel ini
mega
Ilustrasi foto tsunami akibat gempa bumi megathrust. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta terus menyusun rencana kesiapan kepada masyarakat terhadap bencana gempa bumi megathrus yang berpotensi akan terjadi di Jakarta.

Hal ini dilakukan menyusul adanya informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang telah memberikan peringatan bahwa gempa dari dua zona Megathrust, yakni Megathrust Selat Sunda dan Megathrust Mentawai-Siberut, akan terjadi dan tinggal menunggu waktu.

Adapun Isu megathrust ini pertama kali muncul setelah gempa dahsyat berkekuatan 7,1 Skala Richter (SR) terjadi di Pulai Kyushu, Jepang pada 8 Agustus lalu.

Mohamad Yohan, Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta mengatakan, pihaknya terus memberikan edukasi secara aktif kepada warga dampak dari megathrust.

“BPBD DKI Jakarta secara aktif mengedukasi masyarakat mengenai risiko gempa megathrust dan pentingnya kesiapsiagaan,” Yohan di Jakarta, Kamis (2/1).

Adapun edukasi yang dilakukan antara lain, mengimbau supaya masyarakat menyediakan tas darurat yang berisikan kebutuhan dasar seperti pakaian, obat-obatan, dokumen penting. Bertujuan agar masyarakat siap menghadapi situasi darurat pasca-bencana.

Yohan mengungkapkan, BPBD Jakarta juga bekerja sama dengan BMKG untuk memantau aktivitas seismik dan mendapatkan informasi terkini mengenai potensi gempa. Kolaborasi ini, lanjut dia, guna memastikan adanya koordinasi yang baik dalam penyebaran informasi dan peringatan dini kepada masyarakat.

“Kami telah bekerjasama dengan Komdigi terkait penyebaran informasi peringatan dini melalui TV digital untuk bencana banjir dan tsunami, Level 1 peringatan dini awas/bahaya pada tv digital digunakan untuk peringatan tsunami dari BMKG,” ungkapnya.

Lebih lanjut, untuk masyarakat penyandang disabilitas, BPBD Jakarta juga menyiapkan panduan yang bekerjasama dengan United States Agency for International Development (USAID) yang merupakan lembaga pembangunan internasional Amerika Serikat. 

“BPBD DKI Jakarta bersinergi dengan USAID KUAT telah menyiapkan panduan kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi bagi masyarakat, penyandang disabilitas, dan fasilitator, buku namaku Ancala, Guncang-guncang ondel-ondel, dan bola tiwi yang seluruhnya dapat diakses secara free di website official BPBD DKI Jakarta,” pungkasnya.

Tambahan informasi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengajak warga mewaspadai potensi ancaman tsunami ke Jakarta bisa dalam 2,5 jam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *