KITAINDONESIASATU.COM – Sedikitnya 15 warga Palestina dikabarkan tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan Israel di kota Gaza Zawayda. Demikian dilaporkan kantor berita Palestina WAFA pada Sabtu, 17 Agustus 2024.
Sementara itu, Israel mengeluarkan perintah evakuasi baru dengan alasan adanya tembakan roket dari Hamas di wilayah tersebut.
Militer Israel menyatakan bahwa mereka sedang menyelidiki laporan mengenai 15 korban tewas akibat serangan udara tersebut.
Seorang juru bicara militer Israel melalui platform X memberikan instruksi kepada warga di beberapa wilayah Gaza tengah, termasuk distrik Maghazi yang dekat dengan Zawayda, untuk mengungsi ke zona kemanusiaan yang telah ditentukan.
Militer Israel menyebut bahwa militan menembakkan roket dari wilayah tersebut dan mereka sedang bersiap untuk mengambil tindakan.
Belum dapat diverifikasi apakah wilayah Zawayda termasuk dalam daerah yang diperintahkan untuk dievakuasi dan apakah penduduk di sana telah menerima instruksi evakuasi tersebut.
Pada hari Jumat, militer Israel juga memerintahkan penduduk di dua wilayah di Khan Younis bagian barat untuk mengungsi dengan alasan bahwa militan sering menembakkan roket dari sana.
Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) melaporkan bahwa perintah evakuasi pada hari Jumat mempengaruhi sekitar 170.000 orang yang mengungsi, memperkecil ukuran zona kemanusiaan menjadi sekitar 41 kilometer persegi atau 11 persen dari total luas Jalur Gaza.
Sebagian besar dari 2,3 juta penduduk Gaza telah mengungsi akibat serangan Israel yang telah berlangsung selama 10 bulan, yang telah menghancurkan sebagian besar wilayah tersebut.
Perundingan gencatan senjata di Doha, yang dimediasi oleh Amerika Serikat, Qatar, dan Mesir, terhenti pada hari Jumat, dengan negosiasi dijadwalkan dilanjutkan minggu depan untuk mencari kesepakatan yang dapat mengakhiri konflik antara Israel dan Hamas serta membebaskan sandera yang tersisa.- ***
Sumber: South China Morning Post

