KITAINDONESIASATU.COM – Momen liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) sedang dinikmati oleh banyak orang, dengan sebagian besar menghabiskan waktu bersama keluarga atau berkunjung ke tempat wisata.
Akan tetapi, di balik suasana ceria liburan ini, ada potensi ancaman yang perlu diwaspadai, yaitu kemungkinan gempa megathrust yang masih mengancam wilayah Indonesia.
Atas hal itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau agar pelaku wisata dan pengelola tempat wisata tetap waspada terhadap potensi gempa besar ini.
BMKG mengatakan, meskipun gempa megathrust tidak dapat diprediksi secara pasti kapan terjadi dan seberapa besar kekuatannya, kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana sangatlah penting.
Suci Dewi Anugerah, Kepala Bidang Mitigasi Tsunami Samudra Hindia dan Pasifik BMKG, mengungkapkan pentingnya para pengelola wisata untuk melakukan penilaian potensi bahaya gempa dan memahami risiko yang mungkin terjadi di kawasan mereka.
“Pengelola kawasan wisata, hotel, atau tempat wisata lainnya harus mampu mengidentifikasi potensi bahaya dan menyiapkan langkah-langkah mitigasi,” ujar Suci, Sabtu (28/12/2024).
Suci juga menekankan perlunya pengelola hotel dan tempat wisata untuk memastikan kesiapan evakuasi.
“Periksa kembali jalur evakuasi, rambu-rambu, serta sistem alarm evakuasi. Pengelola hotel harus memastikan para tamu mengetahui prosedur evakuasi jika terjadi keadaan darurat,” tambahnya.
Selain itu, para pengelola hotel juga diimbau untuk memberikan informasi mengenai prosedur evakuasi kepada tamu melalui materi edukasi, seperti poster yang ditempelkan di tempat-tempat strategis di hotel.
