News

BPBD: Bencana di Sulsel Telan 7 Korban Jiwa

×

BPBD: Bencana di Sulsel Telan 7 Korban Jiwa

Sebarkan artikel ini
Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, didampingi Penjabat Gubernur Sulsel, Prof. Zudan Arif Fakhrulloh, meninjau langsung lokasi banjir di Perumnas Antang, Kota Makassar, Rabu (25/12/2024). (Ist/ Humas)
Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, didampingi Penjabat Gubernur Sulsel, Prof. Zudan Arif Fakhrulloh, meninjau langsung lokasi banjir di Perumnas Antang, Kota Makassar, Rabu (25/12/2024). (Ist/ Humas)

KITAINDONESIASATU.COM – Curah hujan tinggi di sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Selatan dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan 12 Kabupaten Kota terdampak bencana.
Selain bencana banjir, terdapat pula bencana tanah longsor.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan, mencatat 12 wilayah terdampak bencana banjir itu yakni Kabupaten Barru, Maros, Soppeng, Sidenreng Rappang (Sidrap), Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Jeneponto, Bone, Gowa, Wajo, Pinrang, dan Kota Makassar, serta Kota Parepare.

Sedangkan wilayah yang terdampak bencana tanah longsor yakni Kabupaten Maros, Soppeng, dan Gowa. Bencana yang terjadi sejak Jumat (18/12/2024) lalu juga merenggut 7 korban jiwa.
“Iya banjir di 12 daerah kemarin terdapat 7 korban meninggal dunia,” kata Kepala Pelaksana BPBD Sulsel, Amson Padolo, Rabu (25/12/2024).

Baca Juga  Realme GT 7 dan GT 7T Diluncurkan di Paris Prancis Hari Ini, Simak Bocorannya

Amson menyebut, korban jiwa itu timbul karena terseret arus banjir dan tertimbun tanah longsor.
“Pada hari Sabtu dan Minggu ada 4 korban meninggal yakni di Barru ada 2 orang, Soppeng 1 orang dan Wajo 1 orang,” jelas Amson.

Selain itu disebutkannya, banjir juga berdampak pada jalur trans Sulawesi yang terendam air hingga tidak dapat dilalui kendaraan. Namun saat ini kondisi banjir di sejumlah wilayah mulai surut. Tetapi untuk kota Makassar masih tergenang air di empat kecamatan.

“Iya tinggal Makassar dan di Barru serta Soppeng yang masih tergenang air,” ujar Mantan Kabag Humas Pemprov Sulsel ini.

Baca Juga  'Warpat' Puncak Bogor Lakukan Pembongkaran Mandiri

BPBD kabupaten Kota juga terus memantau kondisi air yang masing tergenang di beberapa wilayah tersebut dan telah mendirikan titik-titik pengungsian, termasuk menyalurkan bantuan.
“Di Makassar sudah didirikan beberapa penampungan bagi warga yang terdampak banjir dan bantuan juga telah disalurkan,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, meninjau langsung lokasi banjir di Kota Makassar, Rabu (25/12/2024). Gus Ipul, sapaan akrab dari Mensos ini, didampingi oleh
Penjabat Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh. Lokasi banjir yang dikunjungi yakni di Blok 8 Perumnas Antang, Makassar, Rabu, 25 Desember 2024.

Baca Juga  Sosok Risma Dari Sekolah Gratis Hingga Penghargaan Internasional

Mensos Gus Ipul juga menyalurkan bantuan kepada Jemaat Lahai Roi Tello Baru di Gereja Toraja Klasis Makassar. Pj Gubernur Sulsel, Prof Zudan menyebut selain bantuan logistik bagi warga terdampak banjir, pihaknya akan pula memberikan bantuan bibit sayur dan padi.

“Kami sebagai gubernur membantu. Ternyata seluruh Sulawesi Selatan termasuk sawah-sawah yang gagal panen, sawah-sawah yang harus kita daur ulang, bibit sayur, bibit padi termasuk beberapa kerusakan rumah yang roboh, hingga ada yang meninggal dan masuk rumah sakit,” tutupnya. (Fit/Yo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *