News

Amankan Libur Nataru Polda Metro Jaya Siagakan 4.357 Petugas Gabungan

×

Amankan Libur Nataru Polda Metro Jaya Siagakan 4.357 Petugas Gabungan

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20241219 152249 Instagram

KITAINDONESIASATU.COM – Pengamanan libur Natal dan Tahun Baru (nataru) jajaran Polda Metro Jaya menyiapkan 4.357 petugas gabungan. Keseluruhannya terdiri dari unsur TNI/Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan DKI Jakarta hingga Basarnas, demi memberi rasa aman bagi masyarakat.

“Untuk pengamanan tahun ini jumlah polisi dan TNI total 4.357 itu gabungan, nantinya, ribuan personel tersebut bakal disebar di beberapa titik Jakarta dan sekitarnya, guna mengamankan kegiatan Natal maupun Tahun Baru 2025, ” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto usai menggelar rapat koordinasi di Jakarta, Kamis (19/12).

Dikatakan Kapolda, selain menyiapkan anggota, pihaknya nari saja menggelar rapat koordinasi dengan unsur-unsur terkait. Semuanya dalam rangka menyamakan persepsi untuk sama-sama melangkah agar semuanya dalam kondisi kesiapsiagaan yang maksimal.

“Kami juga mengharapkan dengan adanya tergelar anggota-anggota Polri, Satpol PP, TNI di lapangan akan memberikan kenyamanan bahwa banyak petugas di lapangan, dan kehati-hatian karena kita ingin, mudah-mudahan bisa ‘zero accident’ (nihil kecelakaan) dalam segala hal,” ujar Irjen Karyoto.

Kapolda juga mengimbau kepada masyarakat dalam merayakan hiburan saat Nataru tidak perlu berlebihan. Masyarakat juga diharapkan bisa menjaga keamanan bersama, pastinya semua bisa saling mendukung.

Baca Juga  Wardatina Mawa Datangi Polda Metro Jaya, Jalani Pemeriksaan Terkait Dugaan Perzinaan

“Kita harapkan tidak ada yang mabuk-mabuk di tempat hiburan, tidak ada yang membawa senjata tajam dan mudah-mudahan kita bersyukur beberapa minggu ini tawuran cukup mereda berkat kerja sama, TNI, Satpol PP aktif patroli, ” ungkap Kapolda.

Karyoto menambahkan, pihaknya bakal melakukan pemantauan secara ekstra di tempat-tempat hiburan ataupun kegiatan-kegiatan masyarakat berkumpul. “Kami juga akan melakukan segala upaya untuk pencegahan seperti konvoi, kalau ditemukan kita lakukan perlindungan. Artinya, kalau sudah jamnya bubar, ya kita imbau untuk bubar,” terangnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *