News

Pemkot Tangsel Segera Tetapkan Siaga Darurat Hidrometeorologi

×

Pemkot Tangsel Segera Tetapkan Siaga Darurat Hidrometeorologi

Sebarkan artikel ini
perumahan banjir
Ilustrasi perumahan di Tangsel terendam banjir. (Foto:Ist)

KITAINDONESIASATU.COM-Status Siaga Darurat Hidrometeorologi segera ditetapkan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel).Keputusan ini

diambil sebagai mitigasi untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam yang berpotensi terjadi saat memasuki musim penghujan ini.

“Penetapan status siaga darurat bencana hidrometeorologi di Kota Tangsel mempertimbangkan arahan dari BMKG dan BNPB. Ada arahan dari BNPB hasil rapat kemarin, kita diminta untuk menetapkan status siaga darurat menghadapi hidrometeorologi,” ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Tangsel, Sutang Suprianto, Senin (16/12/2024).

Kata Sutang, status siaga darurat bencana hidrometeorologi di Kota Tangsel baru akan diumumkan pada pekan mendatang, setelah BPBD Tangsel menggelar rapat koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait. “Mudah-mudahan minggu besok statusnya kita tetapkan, setelah koordinasi dengan pihak-pihak lain,” ujarnya

Apalagi, lanjut Sutang, terdapat sembilan wilayah di Kota Tangsel yang rawan terjadi banjir. “Titik rawan banjir yang tahun 2024 ini kurang lebih ada sembilan titik,” katanya. 

Wilayah yang masuk rawan banjir merupakan titik yang seringkali terendam banjir ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Tangsel dalam beberapa tahun belakangan (lihat table).

Sembilan Titik Rawan Banjir

  1. Perum Taman Mangu Indah (Kelurahan Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren),
  2. Perumahan Pondok Safari (Kelurahan Jurang Mangu Barat Kecamatan Pondok Aren).
  3. Perumahan BPI (Kelurahan Pamulang Barat Kecamatan Pamulang)
  4. RW 12 Kelurahan Rempoa (Kecamatan Ciputat Timur). 
  5. Perumahan Reni Jaya (Kelurahan Pamulang Barat Kecamatan Pamulang).
  6. Lembah Pinus (Kelurahan Pamulang Timur Kecamatan Pamulang).
  7. Perumahan Pondok Maharta (Kecamatan Pondok Aren).
  8. Perumahan Pondok Hijau (Kecamatan Ciputat Timur)
  9. Perumahan Cipayung Mas (Kecamatan Ciputat). 

Sutang mengimbau kepada masyarakat terutama yang tinggal di lokasi wilayah rawan banjir untuk tetap waspada. Ia pun mengajak masyarakat untuk membersihan saluran air, sehingga ketika musim hujan tiba air dapat mengalir dan tidak meluap ke permukiman.

“Kepada masyarakat dihimbau tetap waspada, terutama masyarakat yang tinggal di lokasi rawan banjir dan longsor. Diminta kepada masyarakat dapat melakukan bersih-bersih saluran air, serta tidak membuang sampah di sungai dan saluran air,” pinta Sutang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *