KITAINDONESIASATU.COM – Alun-Alun Kota Bogor menjadi saksi semaraknya Riksa Budaya Jawa Barat pada Rabu 11 Desember 2024 kemarin, sebuah acara kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bogor. Dengan semangat mempromosikan dan mengembangkan budaya lokal, kegiatan rutin tahunan yang digelar oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) ini disambut antusias oleh ribuan warga, termasuk siswa-siswi dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.
Tiga pelajar berani tampil di atas panggung, menampilkan Seni Pencak Silat, Jaipong, dan Pupuh Sunda, yang berhasil memukau penonton dan mendapatkan hadiah sepeda dari Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin. “Penampilan mereka menunjukkan bahwa generasi muda kita memiliki potensi luar biasa dalam melestarikan seni dan budaya,” ungkap Bey dengan bangga.
Acara ini tidak hanya diisi oleh penampilan pelajar, tetapi juga berbagai pertunjukan seni lainnya, seperti Palang Pintu, Borangan (stand-up comedy), Tari Panarat, dan Wayang Golek. Bey Machmudin menekankan pentingnya kegiatan ini bagi semua generasi.
“Kebudayaan bukan hanya warisan, tetapi menjadi inspirasi untuk pembangunan kota yang maju dan berkarakter,” katanya.
Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari, juga memberikan apresiasi terhadap kolaborasi ini. “Bagai gayung bersambut, acara Riksa Budaya Jawa Barat dan Pekan Kebudayaan Daerah Kota Bogor menjadi momentum yang tepat untuk mempromosikan seni dan budaya kita,” ujarnya.
Hery menambahkan, kegiatan seperti ini penting untuk diperbanyak, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. “Kita perlu melestarikan berbagai objek pemajuan kebudayaan, termasuk tradisi lisan dan manuskrip,” jelasnya.
Dengan semangat kolaboratif, berbagai elemen masyarakat berkumpul dalam acara ini, termasuk pemerintah, akademisi, dan pelaku seni. “Mari kita jadikan kebudayaan sebagai landasan dalam membangun karakter bangsa yang kuat dan mampu bersaing di kancah global,” ajak Hery.
Sebagai catatan, Riksa Budaya Jawa Barat akan dilanjutkan di beberapa kota lainnya, dengan Kota Bogor menjadi kota kedua setelah Indramayu. Kota Sukabumi akan menjadi tuan rumah berikutnya minggu depan. Semoga kegiatan ini terus menginspirasi masyarakat untuk mencintai dan melestarikan budaya daerah. (Nicko/Yo)


